Mobilkomersial.com --- Saat rem kendaraan jarang dirawat, maka sudah pasti akan muncul masalah-masalah pada sistem pengereman yang salah satunya adalah rem blong. Rem yang blong adalah kondisi dimana rem tidak bisa berfungsi sama sekali.

Kasus rem blong ini kerap menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan di dunia transportasi angkutan umum seperti bus. Rem blong itu sendiri juga sering disebabkan dengan kekeliruan pengemudi dalam menggunakan perangkat rem hingga kerusakan komponen.

Baca Juga: Agar Aman dan Selamat di Jalan, Begini Cara Merawat Bus Sebelum Mengantarkan Penumpang

Jika bus sudah mengalami rem blong, biasanya berdampak sangat fatal, sebab kendaraan tak lagi bisa dikendalikan, sehingga akan menabrak objek apapun yang berada di depan atau sekitarnya terlebih dimensi ukuran dari bus sendiri pun juga cukup besar.

Menyikapi hal tersebut, Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) sebagai agen pemegang merek (APM) truk dan bus Mercedes-Benz di Indonesia menjelaskan bahwa saat ini perusahaannya memiliki tekonlogi pencegah rem blong pada bus.

Dilansir dalam akun resmi instagram @mercedesbenzid.bus pada Selasa (27/9/2022), teknologi teknologi dikabarkan mampu mengatasi masalah ketika rem bus gagal menjalankan fungsinya. Teknologi pencegah rem blong itu disebut dengan, Full Air Brake (FAB).

"Keselamatan pengemudi dan penumpang merupakan fokus utama DCVI untuk terus berinovasi dalam memajukan transportasi di Indonesia. Salah satunya dengan mencegah adanya kecelakaan rem blong dengan menggunakan sistem pengereman full air brake," tulisnya dalam postingannya.

Baca Juga: Simak Tips Menjaga Keawetan Ban Radial pada Kendaraan Niaga

Menurut DCVI, teknologi FAB ini hadir untuk menyempurnakan keamanan pada bus dimana pada saat mengalami kebocoran pada sistem pengeremannya, maka secara otomatis rem akan mengunci untuk mengurangi resiko rem bus blong.

"Jika terjadi kendala seperti gagal fungsi pada sistem pengereman, kendaraan ini akan otomatis mengunci sehingga tidak akan terjadi rem blong yang dapat mengakibatkan kecelakaan," ungkap DCVI.

Tak hanya itu, DCVI juga turut menghadirkan beberapa fitur lainnya seperti fitur Auto Slack Adjuster dirancang untuk mempertahankan jarak interval yang telah ditentukan penggunaan kampas rem. Fitur ini hadir di setiap sasis bus Mercedes-Benz salah satunya adalah OF 917.

"Selain itu, fitur auto slack adjuster juga hadir di seluruh unit sasis bus yang dijual oleh DCVI, salah satunya adalah sasis OF 917. Fitur ini berfungsi sebagai pengaturan kampas rem secara otomatis," papar DCVI.

Baca Juga: Ini Pentingnya Siaga Perlengkapan Keselamatan Berkendara Mobil Komersial

Share :

Ini Spesifikasi Bus Listrik Hyundai Elec City yang Jadi Kendaraan Resmi Piala Dunia Qatar 2022

Menjadi kendaraan resmi di Piala Dunia Qatar 2022, Hyundai Motor Company menurunkan 446 kendaraan listrik dan hybrid serta 10 bus listrik untuk menjadi moda transportasi bagi penonton hingga petinggi FIFA.

Read More
Menjelang Akhir Tahun, Bus Kabin Nyaman Bisa Jadi Pilihan Untuk Liburan

Menjelang akhir tahun memang paling enak pergi berlibur dengan keluarga menggunakan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), selain harganya yang terjangkau menggunakan bus juga mendapatkan pengalaman berbeda apalagi menaiki bus dengan kabin yang tak biasa.

Read More
Jerman Mulai Kembangkan Bus Listrik Bertenaga Surya

Bus listrik tenaga surya ini diprakarsarai oleh Sono Motors sebagai OEM (Original Equipment Manufacture) mobilitas surya yang berbasis di Munich, Jerman yang bekerjasama dengan Pepper Motion sebagai OEM internasional untuk eletrifikasi kendaraan baru maup

Read More
honda

Terkini

Terpopuler