MobilKomersial.com — Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dimanfaatkan berbagai komunitas untuk bercengkrama dengan satu sama lain serta berbagi informasi terkini, salah satunya Canter Mania Indonesia Community (CMIC).
PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), mengundang Canter Mania ke ajang GIIAS 2026 bukan hanya sekadar berkumpul, melainkan pemahaman terhadap kendaraan yang digunakan serta edukasi terkait penggunaan BBM B50.
“Komunitas Canter Mania bukan lagi sekadar fanbase, tetapi menjadi komunikasi strategis perusahaan untuk memahami kebutuhan pasar, mengembangkan layanan, dan membantu pelanggan meningkatkan produktivitas bisnis,” kata Sales and Marketing Director PT KTB, Aji Jaya, Minggu (2/8/2026).
Baca juga: Mitsubishi Fuso Luncurkan Canter Extra Long Bus, Siap Bersaing di Segmen Medium

Kegiatan ini dihadiri ratusan anggota komunitas Canter Mania dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, hingga Bali serta memperkuat peran komunitas sebagai ruang kolaborasi dan pengembangan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha.
Ketua Umum CMIC, Jaka Kristiawan mengatakan bahwa komunitas Canter Mania telah memberikan banyak manfaat, tidak hanya dalam memperluas jaringan, tetapi juga menjadi tempat berbagi pengalaman mengenai pengelolaan armada dan operasional bisnis.
“Komunitas Canter Mania sudah seperti keluarga, apalagi kita hidup di jalan. Kadang kita menemui masalah di jalan, dengan adanya komunitas ini bisa saling menolong saat ada masalah di perjalanan,” kata Jaka.
Baca juga: Mitsubishi Canter Extra Long Bus Manfaatkan Sektor Pariwisata yang Berkembang Pesat
CMIC juga mendapatkan edukasi terkait B50 dengan melihat langsung corner yang sudah disediakan seperti informasi penggantian fuel filter dan water separator secara berkala, disarankan setiap 10,000km.
Kemudian selalu gunakan suku cadang asli, Genuine Parts dan Suku Cadang Tiga Berlian, bersihkan area fuel filter secara menyeluruh untuk mencegah kotoran atau kontaminasi ke dalam fuel system, melakukan pengurasan water separator secara berkala untuk meminimalkan kadar air pada bahan bakar.
Serta terdapat informasi terkait memastikan area fuel tank dan nozzle BBM dalam kondisi bersih lalu menggunakan diesel injector cleaner yang disarankan setiap kelipatan 20.000 km agar kendaraan tetap optimal.











