MobilKomersial.com — Program global With Chery With Love (WCWL) kembali menjadi panggung pembuktian ketangguhan unit-unit andalan Chery di Indonesia.
Melalui dua komunitas besarnya, J6 EVO dan Tigger.ID, produsen otomotif ini menguji langsung keandalan mekanis, efisiensi termal engine, serta ketahanan manajemen baterai dalam rangkaian touring jarak jauh membelah Pulau Jawa sepanjang ribuan kilometer.
Baca Juga: Sasis Chery J6 Diklaim Tahan Karat Sampai 30 Tahun, Ini Rahasia Teknologi di Baliknya!
Lewat kegiatan ini, Chery tidak hanya membangun kebersamaan antar pemilik kendaraan, tetapi juga memberi kesempatan pelanggan untuk merasakan langsung keandalan, kenyamanan, dan efisiensi kendaraan Chery dalam penggunaan sehari-hari.
“Melalui With Chery With Love, kami ingin menghadirkan pengalaman kepemilikan yang lebih bermakna, mempererat hubungan antar pelanggan, sekaligus memperoleh masukan langsung agar kami dapat terus menghadirkan produk dan layanan yang semakin relevan,” ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.

Uji performa pertama datang dari komunitas J6 EVO yang mengusung tema “Driving Through the Heritage – Drive Further, Bond Stronger”. Sebanyak 25 unit Chery J6 menempuh total jarak lebih dari 1.250 km dengan rute Jakarta, Solo, hingga Yogyakarta.
Perjalanan ini pun menjadi pembuktian krusial bagi Chery J6 tentang daya tahan sasisnya, respons motor listrik di tanjakan curam perbukitan, hingga efisiensi regenerasi energi baterai saat deselerasi.
Melalui manajemen titik pengisian daya (charging station) yang terencana, rombongan membuktikan bahwa arsitektur EV modern milik Chery sangat adaptif dan reliabel untuk mobilitas antar kota, sekaligus mematahkan kecemasan jarak tempuh (range anxiety).
Tak hanya di segmen EV, ketangguhan mesin konvensional dan kenyamanan SUV premium yang dirancang oleh Chery juga dibuktikan oleh komunitas Tigger.ID dalam agenda ‘The Green Odyssey Banyuwangi’.

Mengandalkan model kendaraan Chery Tiggo 7 dan Tiggo 8 Series, rombongan melepas 27 unit kendaraan untuk menaklukkan rute ekstrem sejauh lebih dari 2.000 km menuju ujung timur Pulau Jawa.
Jalur variatif mulai dari aspal tol yang membutuhkan stabilitas kecepatan tinggi, hingga medan semi-offroad menuju Kawah Wurung dan Taman Nasional Baluran, menjadi pembuktian nyata keandalan suspensi serta efisiensi transmisi dalam menjaga torsi optimal.
Baca Juga: Hitung-hitungan Biaya Operasional Chery Q, E5, dan J6: Sebulan Tak Sampai Rp 300 Ribu?
Menariknya, perjalanan keluarga tersebut diseimbangkan dengan aksi netralitas karbon melalui penanaman pohon guna mengkompensasi emisi gas buang yang dihasilkan sepanjang touring.
Melalui rangkaian perjalanan panjang ini, Chery berhasil membuktikan bahwa lini produk mereka tidak hanya unggul di atas kertas spesifikasi, melainkan memiliki durabilitas tinggi saat dihadapkan pada realitas jalanan Indonesia yang menantang.









