MobilKomersial.com — Jika BYD Dolphin dikenal sebagai hatchback EV yang stylish dan nyaman untuk penggunaan harian, di pasar Inggris ia justru juga digunakan sebagai kendaraan pekerja lewat varian Dolphin Cargo e-Van.
Kehadiran kendaraan komersial berbasis listrik (LCV) ini menjadi solusi segar bagi para pelaku bisnis dan pengelola armada modern yang menginginkan efisiensi maksimal tanpa mengorbankan fungsionalitas.
Baca Juga: Teaser Generasi Terbaru Mitsubishi Pajero Resmi Ditampilkan, Meluncur Tahun Ini!
Dengan mengambil basis dari versi standar dari BYD Dolphin hatchback, proses konversi menjadi mobil van komersial ini digarap langsung di Inggris guna memastikan seluruh aspek kendaraan terkalibrasi dengan kebutuhan spesifik operasional di wilayah tersebut.
Transformasi dari mobil penumpang menjadi kendaraan logistik yang tangguh dilakukan melalui perubahan struktural yang signifikan. BYD melepas kursi belakang secara permanen dan memasang sekat besi penuh (full metal bulkhead) tepat di belakang kursi depan.

Langkah ini berhasil membuka ruang kargo hingga mencapai 1.093 liter, yang di dalamnya sudah termasuk ruang penyimpanan bawah lantai sebesar 47 liter. Area lantai kargo dirancang rata berbahan phenolic ply-trimmed serta dilengkapi dengan subframe modular.
Untuk menjamin daya tahan, BYD melapisi bagian dalam pintu dengan material yang tahan lama. Pengguna juga dapat memilih berbagai opsi jendela belakang, termasuk penggunaan panel polikarbonat untuk meningkatkan faktor keamanan barang bawaan.
Secara dimensi kargo, kendaraan dengan panjang total 4.290 mm ini menawarkan fleksibilitas ruang yang optimal untuk ukuran sebuah van kompak. Panjang muatan maksimal di dalam kabin mencapai 1.250 mm dengan tinggi ruang kargo hingga 710 mm.
Area lebar lantai juga sangat akomodatif, dengan lebar minimum di antara lengkungan roda 1.018 mm dan lebar maksimum 1.160 mm. Dimensi ini memungkinkan pelaku usaha mengangkut berbagai jenis barang dengan penataan yang lebih mudah.

Baca Juga: Macet Stop-and-Go Bikin Kantong Jebol? Mobil Ini Cuma Butuh Rp 32 Ribu per 100 Km!
Dapur pacu dan performa menjadi salah satu daya tarik utama dari Dolphin Cargo e-Van. Kendaraan ini dipersenjatai dengan baterai blade LFP berkapasitas 60,4 kWh dan motor listrik bertenaga 204 PS atau sekitar 202 dk.
Berkat kombinasi tersebut, van ini mampu mencatatkan jarak tempuh yang luar biasa dan memimpin di kelasnya, yakni sejauh 347 mil atau sekitar 558 km untuk pengendaraan di area perkotaan berdasarkan pengujian WLTP City.
Sementara untuk siklus berkendara kombinasi, jarak tempuh yang dihasilkan berada di angka 265 mil atau sekitar 426 km. Guna mempermudah manajemen energi dan, BYD menyediakan fitur pembatas kecepatan hingga 70 mph atau sekitar 112 kpj (km/jam).
Baca Juga: Audi S3 Verve Edition Resmi Meluncur di Indonesia Seharga Rp 1,875 Miliar, Ini Istimewanya

Berbeda dengan van komersial pada umumnya yang minim fitur kenyamanan, DOLPHIN Cargo e-Van dibangun berdasarkan spesifikasi varian Comfort bawaan versi mobil penumpangnya.
Pengemudi dimanjakan dengan kelengkapan standar yang mewah seperti sistem penghangat kursi yang secara cerdas meningkatkan efisiensi baterai karena hanya memfokuskan energi panas pada pengemudi dan bukan pada ruang muatan.
Selain itu, terdapat sistem pompa kalor (heat pump), kamera parkir 360 derajat yang memudahkan manuver di ruang sempit, serta konektivitas ponsel pintar melalui Apple CarPlay dan Android Auto.
Kelebihan lain yang sangat fungsional bagi para pekerja lapangan adalah hadirnya teknologi Vehicle-to-Load (V2L). Fitur ini mengubah kendaraan menjadi sumber daya listrik berjalan yang mampu menyuplai energi langsung ke perangkat eksternal.

Pengguna dapat memanfaatkannya untuk kebutuhan servis keliling, perawatan lokasi kerja, menyalakan lampu portabel, hingga melakukan pengisian daya alat-alat kerja tanpa memerlukan genset tambahan.
Lebih jauh lagi, BYD menyediakan layanan penyesuaian (upfit) opsional untuk kebutuhan armada yang lebih spesifik, seperti pemasangan alarm mundur hingga konfigurasi ruang penyimpanan kargo yang dapat disesuaikan dengan permintaan konsumen.
Baca Juga: Akhiri Mitos Oli Encer, Ini Alasan Mengapa SAE 0W-20 Kini Jadi Standar Mesin Modern hingga 2.500 cc
Saat ini, Dolphin Cargo e-Van sudah dapat dipesan melalui jaringan ritel BYD yang berpartisipasi di Inggris dengan harga mulai dari 29,358 Poundsterling atau sekitar Rp 700 jutaan jika dikonversikan dengan kurs saat ini.
Kendati demikian, kehadiran kendaraan komersial listrik ini pun turut menegaskan komitmen BYD dalam mempercepat transisi hijau di sektor transportasi global melalui inovasi teknologi yang ramah lingkungan.











