MobilKomersial.com — Tren industri otomotif global kini tengah bergeser secara masif ke arah efisiensi dan kenyamanan berkendara. Hal ini ditandai dengan semakin banyaknya pabrikan mobil yang mengadopsi teknologi transmisi Continuously Variable Transmission (CVT).
Berbeda dengan transmisi otomatis konvensional, transmisi CVT mengandalkan mekanisme puli dan sabuk baja yang memungkinkan perubahan rasio gigi secara sinambung mengikuti putaran mesin.
Baca Juga: Mengenal Teknologi Transmisi Opticruise Pada Truk dan Bus Scania
Hasilnya, perpindahan gigi terasa sangat halus dan efisiensi bahan bakar meningkat karena mesin tidak perlu mencapai rpm atau putaran mesin tinggi untuk mendapatkan tenaga besar dalam pemakaian normal.
Merespons perkembangan teknologi tersebut, PT Welty Indah Perkasa atau Wealthy Group memperkuat posisinya di pasar aftermarket dengan menghadirkan Wealthy Beste Full Synthetic CVT sebagai jawaban atas kebutuhan perawatan komponen transmisi modern.

CEO & Founder Wealthy Group, Arief Hidayat MA., Eng., menjelaskan bahwa pemilihan pelumas yang tepat merupakan kunci utama dalam menjaga ekosistem mesin yang menuntut spesifikasi pelumas tingkat tinggi guna menjaga performa kendaraan tetap prima.
Menurutnya, oli yang berkualitas harus mampu memperpanjang usia mesin, efektif melawan korosi, serta berkontribusi pada efisiensi bahan bakar yang ramah lingkungan. Ia menekankan bahwa Wealthy Beste menjawab itu semua.
“Sejalan dengan perkembangan dunia teknologi pada industri otomotif, berbagai pabrikan kendaraan roda empat kini kian marak mengeluarkan varian teknologi transmisi CVT,” ungkap Arief kepada MobilKomersial.com, Selasa (6/1/2026).
“Oleh karena itu, oli Beste ini diformulasikan secara khusus untuk memberikan kinerja terbaik agar menjaga komponen mesin tidak cepat rusak, mencegah kontaminasi kotoran, serta mempertahankan stabilitas temperatur mesin,” sambungnya.
Baca Juga: Baru Ganti Cairan, Transmisi Otomatis Jadi Bermasalah, Ini Penyebabnya

Lebih lanjut, Arief pun turut memaparkan bahwa Wealthy Beste merupakan pelumas berteknologi full synthetic dengan indeks viskositas tinggi yang juga dapat diaplikasikan pada sistem power steering.
Keunggulan indeks viskositas ini memungkinkan oli tetap stabil meski menghadapi fluktuasi suhu yang drastis. Pada suhu rendah, oli tetap memiliki daya pompa yang baik, sementara pada suhu tinggi, kekuatan selaput oli tetap terjaga, memproteksi komponen dari keausan.
“Dengan index viskositas yang lebih tinggi, oli ini diformulasikan untuk bertahan terhadap variasi suhu agar mempertahankan daya pompa pada suhu rendah dan menjaga kekuatan selaput oli pada suhu tinggi,” paparnya.
“Sehingga oli bekerja dengan menghasilkan efisiensi bahan bakar yang optimal, memperpanjang usia mesin, melawan karat dan korosi sekaligus melindungi mesin serta ramah lingkungan,” jelas Arief.

Meski teknologi CVT menawarkan kenyamanan luar biasa, Arief mengingatkan para pemilik kendaraan untuk ekstra waspada dalam memilih pelumas. Ia menegaskan bahwa oli CVT memiliki karakteristik yang berbeda total dengan oli transmisi otomatis (AT) konvensional.
“Kesalahan dalam memilih jenis oli dapat berakibat fatal dan menyebabkan kerusakan permanen pada komponen transmisi,” tegas Arief.
Baca Juga: Perlu Perawatan Khusus, Ini Perbedaan Warna Oli Transmisi Matik Baru Dengan yang Lama
Wealthy Beste Full Synthetic CVT kini telah memenuhi standar global untuk kendaraan asal Asia, Eropa, hingga Amerika, serta direkomendasikan untuk berbagai tipe kendaraan mulai dari sedan, SUV, hingga MPV.
Untuk menjangkau konsumen yang lebih luas, pelumas ini sudah tersedia secara nasional melalui berbagai platform e-commerce ternama dan jaringan bengkel mitra Wealthy di seluruh Indonesia.











