MobilKomersial.com — Pameran otomotif IAA 2026 di Hanover menjadi saksi sejarah baru bagi Renault Trucks dalam memperkenalkan kendaraan niaga ringan terbarunya. Pabrikan asal Prancis ini merilis Renault Trucks E-Tech Trafic dengan platform murni listrik.
Kehadiran kendaran niaga ini dirancang khusus guna memperkuat lini kendaraan listrik serta mendukung strategi ekspansi bisnis pasar global. Langkah strategis tersebut selaras dengan target kenaikan volume penjualan secara signifikan.
Baca Juga: JAC Motors Kenalkan Van Listrik Sunray Pro EV, Sanggup Bawa Muatan 1,2 Ton!
Arsitektur yang diusung menggunakan basis platform skateboard canggih, yang dirancang khusus untuk memaksimalkan performa daya penggerak listrik. Struktur inovatif ini mampu menata ulang seluruh posisi tata letak komponen mekanis.
Penempatan motor listrik yang sangat kompak dipasang di bagian belakang untuk mengoptimalkan ruang serta meningkatkan kelincahan manuver. Inovasi ini secara drastis memangkas area bodi depan kendaraan agar tampil efisien dan ringkas.

Sistem canggih berteknologi Software Defined Vehicle dipasangkan untuk memungkinkan pembaruan perangkat lunak kendaraan secara jarak jauh. Fitur digital ini membuat fungsionalitas armada dapat terus berkembang sepanjang waktu.
Konstruksi motor belakang secara pintar menyisakan ruang depan yang lapang sehingga overhang depan dapat dipangkas hingga 770 mm. Rancangan aerodinamis ini memperluas jarak pandang pengemudi saat berkendara di area padat.
Agilitas luar biasa ditunjukkan lewat radius putar yang hanya mencapai 10,3 meter pada varian jarak sumbu roda pendek tipe L1. Kelincahan berkendara ini setara dengan mobil perkotaan untuk menembus jalanan sempit dan padat.
Dengan tinggi total bodi kurang dari 1,90 meter, van niaga ini mampu mengakses area parkir bawah tanah perkotaan tanpa kendala. Fleksibilitas tinggi tersebut memberikan kemudahan maksimal bagi mobilitas operasional harian para pengusaha.
Baca Juga: Punya Daya Angkut Besar! Kia PV7 Resmi Meluncur, Jarak Tempuh Tembus 460 Km

Baca Juga: Fiat Kenalkan ‘Gerobak Motor’ Listrik Berfitur Canggih, Begini Spesifikasinya
Sistem penggerak listrik terpadu ini mampu menghasilkan jarak tempuh kombinasi WLTP yang sangat impresif hingga mencapai 470 km. Pencapaian efisiensi energi ini menjadi standar baru di kelas kendaraan komersial listrik.
Dukungan arsitektur kelistrikan bertegangan tinggi 800 Volt memungkinkan pengisian daya super cepat dari 15 hingga 80%. Proses pengisian ulang baterai daya tinggi tersebut hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit saja.
Kemampuan pengisian daya kilat tersebut sanggup menambah jangkauan jelajah hingga 280 km dalam waktu yang sangat singkat. Keunggulan operasional ini secara efektif menekan waktu henti armada saat bertugas di lapangan.
Optimalisasi ruang kargo tercermin dari efisiensi dimensi luar kendaraan terhadap kapasitas muatan bersih di dalam kabin. Pada varian L1 dengan panjang 4,87 meter, van ini menyediakan volume angkut lapang sebesar 5,1 meter kubik.

Sementara itu untuk varian L2 yang memiliki panjang bodi 5,27 meter menawarkan kapasitas kargo hingga 5,8 meter kubik. Dimensi luas ini sangat ideal untuk mendukung berbagai kebutuhan logistik perkotaan dan bisnis pengiriman.
Kemampuan angkut muatan van komersial listrik ini juga sangat luar biasa, sanggup membawa beban payload maksimal hingga 1.250 kg atau 1,2 ton untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional distribusi barang berat.
Baca Juga: Tanpa Bensin dan Listrik, Ambulans Bertenaga Surya Ini Lolos Uji Medan Ekstrem 800 Km!
Demi memenuhi beragam kebutuhan operasional konsumen, kendaraan komersial ini hadir dalam varian panel van dan platform-cab. Setiap unit juga terkoneksi penuh guna mengirimkan data telematika untuk perawatan secara terpadu.
Pabrikan memberikan garansi resmi tiga tahun serta menargetkan penjualan 40.000 unit per tahun pada 2030 mendatang. Penjualan perdana untuk pasar Eropa dipastikan akan dimulai secara resmi pada semester pertama tahun 2027.










