MobilKomersial.com — Kebutuhan kendaraan tangguh untuk menunjang aktivitas pertambangan turut mendorong karoseri menghadirkan bodi dengan spesifikasi khusus. Tak sekadar mengutamakan kapasitas angkut, konstruksi karoseri tambang juga dituntut kuat, aman, dan mampu bertahan di tengah kondisi medan yang ekstrem.
Pada Mining Indonesia 2026, PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia (DCVI) yang menampilkan dua truk khusus angkut berat di pertambangan bekerja sama dengan karoseri Porter Rekayasa Unggul (PRU) membawa Mercedes-Benz Actros 4058 S Side dump trailer dengan kapasitas 90 meter kubik.
“Kapasitas bak yang seperti ini itu kalau 90 meterkubik kurang lebih berat muatannya bisa 80 ton dan memang yang kami buat ini khusus untuk mengangkut batu bara yang ditarik oleh Mercedes-Benz Actros 4058 S,” kata perwakilan dari karoseri Porter Rekayasa Unggul, Robin Agustian,” Kamis (10/9/2026).
Baca juga: Mampu Tarik Muatan Berat, Mercedes-Benz Actros 4058 S Cocok untuk Kebutuhan Pertambangan

Menurut Robin, sebelum pembuatan side dump truk ini, kontraktor dari tambang batu bara wajib untuk memberitau rencana dan suasana di area pertambangan tersebut, sehingga mereka memikirkan efisiensi saat membawa muatan yang lebih banyak dan lebih murah.
“Sekarang di pertambangan itu memikirkan efisiensi, bagaimana mereka bisa membawa muatan banyak dari site ke area produksi, maka dipilihlah side dump ini karena memudahkan para operator yang bekerja di lapangan serta bisa membawa batu bara dalam jumlah besar,” ujarnya.
Penggunaan side dump di area pertambangan yang memiliki lahan besar, kata Robin memang menjadi pilihan yang tepat, selain lebih efisien juga lebih awet dan tahan lama karena material yang digunakan juga menggunakan besi baja, sehingga tahan akan gesekan dari material batu bara.
Baca juga: Di Depan Karoseri Truk, DCVI Jelaskan Pembuatan ‘Rumah’ Standar Global

“Kalau side dump ini pasti lebih awet, material bahan bakunya kita perkuat sehingga tahan dengan gesekan. Memang sebelum side dump beroperasi juga kita uji coba terlebih dulu dengan beban sesuai muatannya, kuat atau tidak yang kita produksi ini,” ungkapnya.
Pembuatan side dump ini, lanjut Robin memang sesuai kebutuhan dari konsumen dan kondisi pertambangannya, selain single side dump, pihaknya juga pernah mengerjakan double side dump sehingga muatan menjadi lebih banyak dan lebih efisien.
“Kita buat sesuai pesanan konsumen dan area pertambangannya, kalau tinggi side dump pasti tidak lebih dari 45 meter karena di area tuh ada portalnya, lalu ada jembatan juga jadi semua bak yang kita buat tergantung pada area di tambangnya,” imbuhnya.











