MobilKomersial.com — Menggunakan mobil yang bisa diajak segala kondisi baik untuk keluarga, mobil harian maupun digunakan untuk berpetualang, Mitsubishi Pajero Sport dapat menjadi jawaban karena terbukti menawarkan banyak keunggulan.
Sebagai Sebuah SUV, Mitsubishi Pajero Sport dinobatkan menjadi 20 besar mobil terlaris di Indonesia (versi Gaikindo) pada 2022 silam dan menjadikannya mobil yang menyenangkan untuk dikendarai.
Mobil serba bisa ini diketahui memiliki beberapa faktor fun to drive yang harus diketahui diantaranya:
1. Mesin Diesel Bertenaga
Mitsubishi Pajero Sport dipersenjatai mesin diesel berkode 4N15 berkapasitas 2.442 cc. Dapur pacu generasi baru tersebut juga ditambah turbo variabel berpadu teknologi katup MIVEC, sehingga tak heran mesin ini sanggup melontarkan tenaga hingga 181 dk pada putaran 3.500 rpm, serta torsi di 430 Nm yang sudah terasa sejak putaran bawah.
Mesin 4N15 kemudian dikawinkan dengan transmisi otomatis 8 percepatan, yang menawarkan perpindahan gigi lebih halus dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Maka dari itu tak heran jika Mitsubishi Pajero Sport punya karakter yang cocok sebagai mobil komuter sekaligus mobil berpetualang yang seru.
Baca juga: Fitur Keamanan Mitsubsihi New Pajero Sport ini Bisa Cegah Mobil Menabrak

2. Adaptive Cruise Control Pintar
Keberadaan fitur ini cukup membantu ketika berjalan konstan di tol atau rute panjang luar kota. Selain bisa menghindari tilang elektronik karena mobil berjalan tidak sesuai kecepatan, juga memudahkan untuk mempertahankan laju mobil tanpa menginjak pedal gas.
Karena sifatnya adaptif, ketika aktif maka cruise control dapat menyesuaikan laju mobil dengan kendaraan di depannya. Artinya bisa deselerasi sendiri ketika mobil di depan melambat atau kecepatannya lebih rendah.
Sebaliknya, akselerasi bisa bertambah sendiri sampai batas kecepatan yang kita atur ketika mulai lengang atau jarak kendaraan di depan mulai menjauh.
3. Sensasi Paddle Shifter
Mengendarai Mitsubishi Pajero Sport semakin fun to drive berkat adanya paddle shifter di balik kemudi. Fitur ini memberi kemudahan untuk mengganti gigi transmisi hanya pakai jari, seperti mobil balap.
Meski bertransmisi otomatis, penggunaan paddle shifter bisa dipakai untuk mendapatkan akselerasi lebih bertenaga lagi dan responsif. Misalnya ketika akan menghadapi tanjakan yang panjang, maka agar mobil bisa tetap naik dan butuh penurunan gigi segera saat itu juga, maka tinggal kurangi gigi lewat paddle shifter kiri.
Baca juga: Generasi Terbaru Mitsubishi Pajero Resmi Meluncur, Makin Mewah dan Ganas!
4. Fitur Tambahan Penerangan
Yang membuat Mitsubishi Pajero Sport memiliki unsur fun to drive adalah keberadaan kursi elektrik di depan. Fitur ini tak hanya membuat SUV ini terkesan mewah, tetapi secara fungsi membuat pengaturan duduk driver menjadi lebih leluasa.
Selain dapat diatur ketinggian tempat duduk dan sandarannya, jok elektrik ini juga dapat di maju mundurkan dengan leluasa. Apalagi terdapat pengaturan tilt steering (naik turun), dan telescopic (maju mundur) lingkar setir yang membuat semua orang bisa mendapatkan posisi duduk yang nyaman dan ideal saat mengendarai Mitsubishi Pajero Sport.
5. Pengoreksi Pijakan Pedal
Mitsubishi Pajero Sport jadi lebih fun to drive berkat adanya fitur-fitur pengoreksi pijakan pedal, dalam bentuk Ultra Mis-acceleration Mitigation System (UMS) dan Forward Collision Mitigation (FCM).
Fitur tersebut sangat berguna saat konsentrasi pengemudi menurun, ataupun untuk mereka yang belum lancar mengendarai mobil. Sebab dalam kondisi tersebut, beberapa pengemudi kerap kali salah menginjak pedal gas tanpa disengaja. Akibatnya tentu bisa membahayakan bagi sang pengemudi dan juga kendaraan lain di sekitarnya.
6. Mengurangi Blind Spot
Fitur pengurang blind spot atau titik buta pada Mitsubishi New Pajero Sport harus diakui membuat SUV ini cukup fun to drive. Dengan dimensinya yang tinggi, lebar, dan panjang tak membuat pengemudi ragu saat bermanuver dengan mobil ini berkat adanya fitur Blind Spot Warning (BSW) dengan Lane Change Assist (LCA), serta Rear Cross Traffic Alert (RCTA).
BSW yang bekerja bersama LCA akan mendeteksi kendaraan di sekitar dalam jarak kurang lebih 3 meter yang berada pada area blind spot dan menunjukkan indikator menyala di spion. Ketika ingin berbelok, maka BSW juga akan memberi peringatan berupa indikator yang berkedip.
Sementara RCTA akan bekerja saat mobil berjalan mundur dengan memberikan peringatan di multi-information display serta bunyi ketika mendeteksi adanya kendaraan atau objek lain yang semakin dekat. Sehingga pengemudi lebih waspada.











