MobilKomersial.com — Sany Group mencetak sejarah baru di sektor tambang global lewat pengiriman armada truk listrik otonom SKT110Ei ke Amerika Selatan pada 12 Agustus. Layanan ini mencakup unit truk, sistem penjadwalan cerdas, dan perawatan berkala.
Langkah strategis ini menjadi debut resmi solusi tambang otonom Sany di kawasan Latin. Inovasi ini hadir menjawab risiko keselamatan kerja, kelangkaan pengemudi andal, lonjakan biaya tenaga kerja, serta medan kerja yang terjal.
Baca Juga: Tiongkok Bikin Geger! Lebih dari 800 Truk Listrik Sany Mulai Dikirim Ke Pasar Global
Truk canggih Sany SKT110Ei dirancang khusus sebagai armada tambang listrik otonom murni dengan daya angkut muatan mencapai 90 ton metrik. Kendaraan raksasa ini menjadi solusi ramah lingkungan untuk operasional tambang terbuka.
Sektor daya truk didukung baterai LiFePO4 berkapasitas 564 kWh. Teknologi penyimpanan energi ini menawarkan tingkat keandalan tinggi, efisiensi konsumsi daya, serta ketersediaan operasional yang optimal di lapangan.

Solusi terintegrasi Sany menggabungkan armada otonom, infrastruktur jalan, serta sistem pemantauan komputasi awan. Seluruh teknologi dipadukan dengan layanan pemeliharaan lokal demi memangkas biaya dan mendongkrak efisiensi.
Sistem kemudi otomatis pada truk dikembangkan secara mandiri oleh tim internal Sany. Perangkat lunak cerdas ini sanggup meminimalkan kebutuhan operasi manual manusia sekaligus memicu peningkatan produktivitas harian secara masif.
Pada ajang Sany Group Mining Summit 2026, raksasa industri ini memperkenalkan truk listrik tanpa kabin pertama. Unit ini dibekali pengisian daya cepat dual-gun berpendingin cairan guna menjaga durabilitas jelajah di area tambang.
Truk pintar tersebut menawarkan tiga opsi kendali: intervensi langsung di lokasi, kendali jarak jauh, dan mode otonom penuh. Fleksibilitas sistem ini memudahkan penyesuaian armada terhadap beragam kebutuhan medan yang ekstrim.

Anak usaha Sany Intelligent Mining berfokus memproduksi sasis drive-by-wire, sensor multi-pemindai, kecerdasan buatan, hingga sistem navigasi terpusat. Penguasaan aspek teknis ini menjadi fondasi utama ekosistem tambang cerdas.
Integrasi sensor canggih dan algoritma kecerdasan buatan memungkinkan truk mengenali rute serta rintangan secara presisi. Langkah ini secara efektif memangkas angka kecelakaan kerja pada area lalu lintas alat berat yang padat.
Baca Juga: Kontraktor Tambang RI Ini Borong Truk Listrik Sany SE588 dari China, Simak Kelebihannya
Hingga Juli 2026, Sany telah mengoperasikan lebih dari 300 truk otonom dengan jarak jelajah aman melebihi 13 juta kilometer. Armada canggih ini sukses memindahkan 41 juta meter kubik material tanah dan batuan di lokasi ekstrem.
Sant berkomitmen terus memperbesar investasi riset teknologi otonom. Bersama mitra global, Sany siap mendorong transformasi operasional pertambangan dunia yang jauh lebih cerdas, aman, efisien, serta berwawasan lingkungan.











