MobilKomersial.com — Truk tangki yang diperuntukan membawa Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan standar keselamatan tinggi ternyata bagian dalamnya dibuat memiliki sekat pemisah, sistem pembumian (grounding) dan pompa bongkar muat untuk mendistribusikan BBM secara aman tanpa tercampur.
Seperti truk milik PT Pertamina Patra Niaga yang bertugas mendistribusikan BBM ke seluruh SPBU milik Pertamina. Selain pembuatan tangki menggunakan material yang kuat, pada bagian dalamnya dapat diisi berbagai jenis BBM.
Baca juga: 13 Truk ODOL Masih Nekat Beroperasi di Tol Jakarta-Tangerang, Berakhir Kena Tilang

Jika satu truk membawa kapasitas muatan 32.000 liter, biasanya terdapat empat jenis BBM yang dapat dibawa dalam sekali jalan. Isi muatan juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing SPBU yag akan didistribusikan.
Masing-masing tangki sejatinya dapat memuat maksimal 8.000 liter BBM. Sekat di dalamnya selain berfungsi untuk memisahkan produk BBM agar tidak tercampur, juga meminimalkan insiden guncangan saat di perjalanan, sehingga produk BBM bisa dibawa dengan aman.
Selain itu, truk BBM PT Pertamina Patra Niaga juga dikenali dengan berbagai warna tangki yang berbeda-beda sesuai kebutuhannya, seperti warna merah putih untuk kebutuhan SPBU, biru untuk kebutuhan industri, mobil tangki skid tank untuk LPG, hingga mobil refueler yang mengisi avtur ke pesawat.
Baca juga: Jaga Kelancaran Distribusi BBM, Hino Berikan Perawatan Untuk 2.773 Unit Truk Tangki Pertamina
Saat berada di jalan raya, pengendara lain diimbau untuk selalu berhati-hati serta dapat menjaga jarak dengan truk tangki yang membawa BBM, selain blind spot karena kendaraan besar, material isi tangki juga dapat membahayakan bagi tubuh.
Maka dari itu, di seluruh truk tangki yang membawa BBM, selalu terpasang simbol Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di sekeliling truk serta peringatan bahaya blind spot pengemudi truk terutama pada bagian belakang.











