MobilKomersial.com — Hino baru saja menorehkan tinta emas dalam transformasi transportasi hijau dengan memperkenalkan lini terbaru mereka, Le Series Battery Electric Vehicle (BEV), di ajang bergengsi ACT Expo 2026.
Kehadiran truk bertenaga murni listrik ini menjadi bukti konkret ambisi Hino dalam memangkas jejak karbon di industri otomotif komersial tanpa mengorbankan performa yang selama ini menjadi identitas merek tersebut.
Baca Juga: Hino dan Fuso Resmi ‘Menikah’! Archion Corporation Mulai Operasi, Siap Kuasai Pasar Truk Dunia
Lini Le Series hadir dalam dua konfigurasi berat kendaran bruto atau Gross Vehicle Weight Rating (GVWR) yang tangguh. Varian L6e dirancang untuk beban 25.950 lbs atau 11,7 ton, sementara varian L7e mampu menangani beban hingga 33.000 lbs atau 14,9 ton.
Langkah strategis ini mencerminkan fokus Hino dalam mendampingi para pelaku bisnis logistik yang kini tengah berupaya memenuhi target keberlanjutan lingkungan namun tetap memerlukan armada yang tahan banting.

Rodney Shaffer, Vice President National Accounts & Zero Emission Vehicles Hino Trucks, menegaskan bahwa peluncuran ini bukan sekadar mengikuti tren, melainkan solusi praktis bagi industri transportasi.
“Memperkenalkan Le Series adalah langkah krusial dalam upaya kami mengurangi dampak lingkungan dan mendukung tujuan keberlanjutan pelanggan kami,” ungkapnya mengutip keterangannya, Rabu (6/5/2026).
Di balik kap mesinnya, Le Series menggendong teknologi baterai mutakhir Hexagon Purus ProPack yang menggunakan sel lithium-ion dari Panasonic Energy. Sistem penyimpanan daya ini memiliki kapasitas sebesar 269 kWh dengan tegangan sistem mencapai 750 Volt.
Baca Juga: Mengungkap Detail Spesifikasi Bus Listrik Hino Blue Ribbon Z EV
Keunggulan teknisnya semakin menonjol pada sektor pengisian daya, berkat teknologi pengisian cepat DC (CCS Type 1) berkekuatan 120 kW, pengemudi hanya membutuhkan waktu sekitar 1,8 jam untuk mengisi daya dari nol hingga 80 persen.
Urusan performa jalanan dipercayakan pada Integrated e-Axle 14Xe Gen 4.5 besutan Accelera. Komponen canggih ini mengintegrasikan transmisi otomatis dua percepatan langsung ke poros roda untuk efisiensi maksimal.
Mesin elektrik ini mampu menyemburkan tenaga puncak sebesar 260 kW atau setara 348 dk, sementara untuk penggunaan stabil secara terus-menerus, ia mampu menyalurkan tenaga sebesar 180 kW atau 241 dk.
Inovasi Hino tidak berhenti pada tenaga penggerak saja. Le Series dilengkapi dengan sistem pengereman regeneratif yang dapat diprogram, yang berfungsi mengubah energi kinetik menjadi daya listrik tambahan setiap kali kendaraan melambat.

Selain itu, distribusi bobot yang dioptimalkan memberikan stabilitas lebih baik dibandingkan truk konvensional. Bagi pengemudi, kabin yang jauh lebih senyap dan minim getaran diklaim mampu mengurangi tingkat kelelahan secara signifikan selama jam operasional panjang.
Dari sisi kepraktisan industri, Hino memberikan kemudahan bagi perusahaan karoseri melalui desain clear back-of-cab yang memastikan area di belakang kabin bersih dari komponen rumit, membuat pemasangan berbagai karoseri lebih sederhana dan cepat.
Baca Juga: Unik! Truk Listrik Mercedes-Benz Ini Dibangun Dari Material Limbah Hasil Daur Ulang
Keamanan pun menjadi prioritas utama dengan disematkannya fitur keselamatan aktif seperti sistem pengereman darurat otomatis dan peringatan keluar jalur (lane departure warning) sebagai standar bawaan pabrik.
Hino menjadwalkan produksi massal Le Series akan dimulai pada kuartal ketiga tahun 2026. Dengan spesifikasi teknis yang matang dan infrastruktur pendukung yang kuat, truk listrik ini diprediksi akan menjadi standar baru bagi armada logistik modern.











