MobilKomersial.com — Berfungsi sebagai kendaraan niaga yang bertugas mengangkut potongan kayu atau lebih dikenal dengan truk logging, dibutuhkan armada yang selalu prima karena melihat medan jalan yang dilalui pada area perhutanan serta muatan sangat berat.
Truk logging beroperasi pada lingkungan ekstrem serta kendaraan akan rentan terkena debu, kotoran dan lumpur dan jalanan terjal. Hal ini akan memberikan tekanan besar pada kinerja sistem. Jika truk tidak dirawat, risiko kerusakan sangat tinggi.
Untuk mengangkut muatan berat seperti gelondongan kayu berdiameter besar, biasanya truk logging menggunakan spesifikasi truk 6×4, 6×6, 8×4 atau menggunakan Tractor Head 6×4 untuk muatan yang lebih panjang dan besar.
Baca juga: Deretan Truk yang Cocok Jadi Angkutan Logistik di Indonesia

Karena truk logging digunakan untuk mengangkut kayu gelondongan dengan bobot hingga 30 ton atau lebih maka sasis truk harus kuat dan kokoh agar tidak mudah patah saat bermanuver melintasi medan offroad berlumpur.
Pada karoseri truk logging terdapat tiang – tiang besi di bagian kiri dan kanan yang berfungsi sebagai penyangga kayu agar tidak mudah jatuh saat perjalanan dari lokasi penambangan ke tempat penyimpanan kayu – kayu tersebut.
Selain itu, perawatan rutin pada truk logging juga sangat diperlukan, mengingat tugas yang sangat berat sehari – hari yang dilakukannya mengangkut beban berat serta medan jalan yang terjal terlebih jika kondisi cuaca hujan.
Baca juga: Kurangi Kepadatan Lalu Lintas, Biskita Trans Depok Akan Tambah Dua Koridor Baru
Fitur pengaman pada kabin luar di truk logging disebut juga Rollover Protection Structure atau yang lebih sering di sebut ROPS, merupakan besi yang mengelilingi kepala kabin truk yang berfungsi sebagai pengaman terutama operator truk saat berada di site tambang atau hutan.
ROPS sendiri juga berperan penting ketika truk terguling, tabrakan, atau tertimpa objek berat serta menahan benturan. Memang tidak ada spesifikasi khusus, tetapi bahan yang digunakan untuk membuat ROPS wajib menggunakan material baja.











