MobilKomersial.com — Guna menciptakan transportasi yang aman sekaligus berkontribusi untuk aktif mencegah kecelakaan, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) menegaskan pentingnya pelatihan pengemudi truk dan bus serta manajemen perawatan kendaraan sebagai investasi keselamatan.
Pelaksanaan safety campaign secara berkelanjutan merupakan bagian dari misi HMSI untuk menciptakan transportasi yang aman, khususnya untuk perpindahan orang, sekaligus berkontribusi untuk aktif mencegah kecelakaan melalui kolaborasi dengan seluruh stakeholder.
“Pengemudi kendaraan niaga memiliki tanggung jawab besar. Pelatihan yang berkelanjutan akan meningkatkan kompetensi, kesadaran keselamatan, serta efisiensi berkendara,” kata Training Division Head HMSI, Pieter Andre, Kamis (9/4/2026).
Baca juga: Bus Baru 4×4 dari Hino, Siap Libas Medan Berat Pertambangan dan Perkebunan

Menurut Pieter, manajemen perawatan kendaraan yang baik memastikan kendaraan selalu laik jalan dan fitur keselamatan bekerja secara optimal. Kemudian pihaknya juga memastikan setiap kendaraan yang beroperasi di lapangan didukung oleh ekosistem yang kuat.
“Melalui Hino Total Support Customer Center (HTSCC), kami memberikan pengetahuan lebih lanjut bagi para pengemudi bagaimana berkendara bus atau truk secara aman bagi pengendara lainnya dan efisien dari segi operasional,” ujarnya.
Setelah para pengemudi mengikuti pelatihan di HTSCC, tambah Pieter mereka kemudian menerapkan gaya berkendara yang sudah diajarkan sebelumnya dan menerapkannya di jalan, alhasil biaya operasional lebih efisien dan mengutamakan keselamatan jalan.
Baca juga: Spesifikasi Singkat Hino 300 Series Varian 136 HD yang Bantu Program Kopdes Merah Putih

“Sudah banyak customer yang mengirimkan pengemudinya kesini, mulai dari pengemudi bus AKAP, Pariwisata, truk logistik hingga konstruksi yang melakukan pelatihan. Disini pelatihannya juga beragam mulai dari manuver yang aman di jalan serta antisipasi blind spot,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Senior Investigator, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Ahmad Wildan menyampaikan berdasarkan hasil investigasi, human factor masih menjadi penyebab utama kecelakaan.
“Selain itu, kondisi kendaraan dan sistem operasional juga berpengaruh, karena itu peningkatan kompetensi driver serta manajemen perawatan kendaraan menjadi kunci penting dalam meningkatkan keselamatan transportasi,” imbuhnya.
Baca juga: 10.000 Unit Hino 300 Series Bantu Program Koperasi Desa Merah Putih
Seperti diketahui bahwa HTSCC yang didirikan pada 22 Januari 2022 milik Hino Indonesia ini telah dilengkapi dengan fasilitas pelatihan komprehensif, termasuk area pelatihan mengemudi seluas 24.000 m², lintasan uji sepanjang 800 meter, ruang kelas, simulator mengemudi, serta berbagai modul keselamatan dan teknik berkendara.
Berfungsi sebagai pusat pengembangan layanan, keselamatan, dan kompetensi pengemudi, lokasi pelatihan tersebut terdapat trek untuk pengujian pengemudi baik bus maupun truk, lengkap dengan rambu lalu lintas, traffic light dan halang rintang.











