MobilKomersial.com — Menjelang musim mudik Lebaran 2026, aspek keselamatan transportasi darat, khususnya armada bus, menjadi sorotan utama Pemerintah dalam hal ini melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap unit kendaraan yang mengaspal dalam kondisi prima melalui inspeksi keselamatan atau ramp check yang ketat dan menyeluruh.
Baca Juga: Pemerintah Batasi Lalu Lintas Truk saat Mudik Lebaran 2026, Catat Waktunya
“Tidak ada ruang kompromi bagi pelanggaran standar teknis transportasi. Keselamatan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran harus jadi prioritas utama,” ungkap Menhub Dudy mengutip keterangan resminya, Kamis (12/3/2026).
Beliau menginstruksikan seluruh jajaran Kemenhub untuk konsisten melakukan ramp check di seluruh moda transportasi pada masa angkutan Lebaran 2026 untuk meningkatkan keselamatan dan mencegah terjadinya kecelakaan selama periode tersebut.

“Terkait hal ini, saya telah menginstruksikan seluruh jajaran Kemenhub untuk melakukan ramp check secara konsisten dan sesuai prosedur, sehingga semua sarana transportasi yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik jalan,” sambungnya.
Kemenhub pun telah bergerak cepat dengan menyisir kelaikan ribuan bus di berbagai terminal dan pangkalan armada di seluruh Indonesia guna meminimalisir risiko kecelakaan dan menjamin kelancaran pergerakan jutaan pemudik
Terhitung sejak 23 Februari 2026, sebanyak 27.664 unit bus telah menjalani pemeriksaan teknis secara mendalam. Hasilnya, petugas memberikan lampu hijau operasional bagi 17.516 unit bus yang dinyatakan memenuhi standar keamanan.
Baca Juga: Jalan Non Tol yang Diberlakukan Pembatasan Truk Saat Mudik Lebaran 2026
Sementara itu, ribuan unit lainnya terpaksa diberikan teguran keras, dilarang beroperasi, hingga dijatuhi sanksi tilang karena ditemukan ketidaksesuaian prosedur keselamatan yang berpotensi membahayakan nyawa penumpang.
Fokus besar pada angkutan bus ini sangat beralasan mengingat tingginya minat masyarakat terhadap program mudik gratis maupun layanan bus reguler. Kondisi ini menuntut kesiapan armada yang tidak hanya mencukupi secara kuantitas, tetapi juga unggul secara kualitas.
Oleh sebab itu pula, Menhub mengingatkan para operator bus agar tidak abai dalam melakukan perawatan rutin dan memastikan seluruh komponen kendaraan berfungsi optimal sebelum dilepas ke jalan raya.

Uji kelaikan telah dilakukan pada 832 unit kapal laut, 220 kapal penyeberangan, 372 unit pesawat, hingga ribuan sarana perkeretaapian. Upaya masif ini merupakan bentuk pelayanan negara untuk menghadirkan rasa tenang bagi para pelancong.
“Semua transportasi publik harus menjamin keselamatan penumpang dan wajib memberikan pelayanan yang optimal. Ini penting agar para penumpang merasa aman dan nyaman selama di perjalanan,” ungkap Menhub.
Baca Juga: Daftar Jalan Tol yang Diberlakukan Pembatasan Truk Saat Lebaran 2026
Menhub Dudy menutup keterangannya dengan optimisme tinggi menghadapi lonjakan pergerakan nasional yang diprediksi mencapai 143,91 juta orang, dengan Jawa Tengah sebagai titik tujuan utama.
Melalui sinergi antar lembaga dan pengawasan ramp check yang tanpa celah, pemerintah berharap tradisi pulang kampung tahun ini dapat bertransformasi menjadi perjalanan yang aman, nyaman, dan terkendali bagi seluruh lapisan masyarakat..











