MobilKomersial.com — Dunia otomotif seringkali mengibaratkan oli sebagai darah bagi mesin kendaraan. Baik untuk roda dua maupun roda empat, pelumas memegang peranan krusial dalam memastikan setiap komponen logam yang bergesekan tetap terlindungi.
Namun, banyak pemilik kendaraan yang tidak menyadari bahwa mengganti oli secara rutin saja terkadang belum cukup untuk menjaga performa tetap optimal dalam jangka panjang.
Seiring waktu, kualitas oli akan menurun drastis setelah bercampur dengan endapan karbon dan partikel logam sisa pembakaran. Masalah utamanya bukan sekadar pada penurunan viskositas, melainkan adanya residu atau “oli kotor” yang tertinggal di celah-celah mesin.
Baca Juga: Tak Pandang Usia Mobil, Wealthy Tegaskan Pentingnya Coolant Berkualitas untuk Semua Kendaraan
Kotoran yang mengendap dan menjadi kerak ini tidak bisa dianggap sepele. Jika dibiarkan menumpuk, sisa-sisa kotoran tersebut akan menghambat sirkulasi pelumasan dan memicu keausan prematur pada komponen internal mesin.
Menanggapi fenomena ini, para ahli otomotif menyarankan prosedur pengurasan oli menggunakan cairan khusus yang dikenal sebagai Engine Flush. Salah satu produk yang kini menjadi sorotan adalah Wealthy Engine Flush.

Cairan Engine Flush besutan Wealthy ini dirancang dengan formula canggih untuk merontokkan kerak dan endapan membandel di ruang mesin yang sulit dijangkau hanya dengan penggantian oli biasa.
Arief Hidayat MA., Eng, CEO PT Welty Indah Perkasa (Wealthy Group), menjelaskan bahwa inovasi Wealthy Engine Flush dapat bereaksi sangat cepat dan mampu meresap hingga ke jalur oli terkecil sekalipun untuk memastikan seluruh sistem pelumasan bersih total.
Lebih lanjut, dirinya memaparkan dampak langsung pada efisiensi kendaraan. Dimana, ketika oli mengental akibat kotoran, mesin membutuhkan energi yang jauh lebih besar untuk mensirkulasikan pelumas tersebut ke seluruh bagian.
Baca Juga: Wealthy Beste, Pelumas Transmisi Canggih yang Bikin Perpindahan Gigi CVT Sehalus Sutra
Akibatnya, mesin bekerja lebih berat dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Dengan melakukan engine flush, beban kerja mesin berkurang sehingga kendaraan kembali hemat bahan bakar dan tenaga mesin terasa lebih enteng.
“Kotoran yang menumpuk bukan hanya merusak komponen fisik, tetapi juga merusak struktur kimia oli baru dan meningkatkan viskositas secara tidak wajar,” ungkapnya kepada MobilKomersial.com, Senin (19/1/2026).

“Menggunakan cairan ini dianggap sebagai langkah preventif yang jauh lebih murah dan cepat dibandingkan harus menghadapi resiko turun mesin di kemudian hari,” tegas pria penyandang gelar Master di bidang Teknik Industri Otomotif itu.
Proses aplikasinya pun terbilang praktis bagi pemilik kendaraan. Sebelum oli lama dibuang, cukup tuangkan Wealthy Engine Flush ke dalam lubang pengisian oli, lalu nyalakan mesin selama 10 hingga 15 menit.
Dalam durasi tersebut, cairan akan bekerja meluruhkan sludge atau kotoran oli hingga berkumpul di karter. Setelah itu, barulah oli lama beserta kotoran yang telah luruh dibuang, diikuti dengan penggantian filter oli dan memasukkan oli baru yang juga berkualitas.
Baca Juga: Oli Mesin API CK-4 Jadi Kunci Kelancaran Operasi Ground Support Equipment Bandara, Ini Faktanya
Sebagai rekomendasi bagi para pengendara yang ingin mesin kendaraannya tetap awet dan terawat, Arief menyarankan agar ritual engine flush dilakukan secara rutin pada setiap interval penggantian oli rutin, atau setiap 10.000 km.
“Dengan menjaga kebersihan bagian dalam mesin secara konsisten, performa kendaraan dipastikan tetap berada di level tertinggi sekaligus memperpanjang usia pakai mesin,” pungkas Arief Hidayat MA., Eng.











