• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Mobil dan Motor

Faktor yang Sebabkan Baterai Mobil Hybrid Cepat Aus

Mato by Mato
09/01/2026
in Mobil dan Motor
0
Kelebihan dan Kekurangan Fitur Hill Hold Control Pada Mobil

Wuling Almaz Hybrid. dok: MobilKomersial.com/Mato

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MobilKomersial.com — Kecanggihan kendaraan hybrid yang menggabungkan sistem elektrifikasi dengan mesin konvensional, membuat pemilik mobil mulai beralih menggunakannya karena dianggap lebih efisien bahan bakar.

Tetapi taukah pemilik bahwa kendaraan hybrid yang dilengkapi baterai juga dapat mengalami keausan atau baterai cepat rusak jika kendaraan tidak dirawat dengan baik dan kehati-hatian.

CEO & Founder PT Welty Indah Perkasa (Wealthy Group), Arief Hidayat mengungkapkan bahwa baterai kendaraan hybrid mudah mengalami penurunan daya karena faktor panas berlebih karena pada dasarnya baterai hybrid-terutama NiMH-sangat sensitif terhadap suhu.

Baca juga: Wajib Disimak, Faktor yang Menyebabkan Kendaraan Hybrid Mengalami Penurunan Performa

Sasis dan baterai Chery Super Hybrid. dok: MobilKomersial.com/Mato

“Suhu tinggi mempercepat reaksi kimia internal korosi dan kerusakan elektrolit lebih cepat serta panas berlebih meningkatkan resistansi internal Battery lebih cepat habis dan pengisian daya lebih lambat,” kata Arief, Jumat (9/1/2026).

Menurut Arief, kipas pendingin yang tersumbat atau ventilasi yang kotor (umum terjadi di iklim berdebu, seperti Indonesia) akan memperburuk masalah, alhasil karena mesin lebih sering menyala maka SOC turun dengan cepat dan kapasitas baterai menyusut.

“Baterai kendaraan hybrid bukanlah satu baterai besar-melainkan paket yang terdiri dari banyak sel kecil. Seiring waktu, sel bisa menua dengan kecepatan yang berbeda, kemudian sel yang lemah menurunkan kinerja seluruh paket. Battery Manajemen Sistem (BMS) melindungi sel terlemah, sehingga seluruh baterai tampak turun dengan cepat,” ujarnya.

Baca juga: Rahasia Mobil Hybrid Tetap Halus Saat Pindah Mode EV ke ICE, Bos Wealthy Ungkap Kuncinya

Sistem hybrid Xforce HEV. dok: Mitsubishi Motors

Pada kendaraan hybrid, kata Arief, prinsip menjaga perbedaan arus (ampere) antar sel baterai juga sangat penting, meskipun beban energi tidak sebesar pada mobil listrik murni. BMS pada hybrid berfungsi untuk menyeimbangkan voltase dan arus antar sel, biasanya menjaga sel agar perbedaan arus tetap kecil-umumnya di bawah 0,5 ampere selama proses penyeimbangan.

“Jika terjadi perbedaan arus yang signifikan dan berkelanjutan, hal ini bisa menandakan adanya sel yang mulai menurun kualitasnya atau masalah koneksi internal, yang pada akhirnya menyebabkan penurunan kinerja Battery secara keseluruhan dan mempercepat turunnya SOC serta kapasitas baterai,” ungkapnya.

lebih lanjut Arief mengatakan bahwa, meskipun toleransi arus antar sel pada hybrid sedikit lebih longgar dibanding EV, menjaga agar perbedaan tetap minimal sangat penting untuk memastikan daya tahan, efisiensi, dan keselamatan baterai kendaraan hybrid.

Baca juga: Mengintip Hotel Truk yang Digunakan TH Trucks Team di Rally Dakar 2026

Hyundai all new Santa FE hybrid. dok: HMID

“Kalau pada kendaraan listrik (EV), prinsip mempertahankan perbedaan arus (amp) minimal di antara sel baterai individu bahkan lebih penting daripada pada hybrid, karena permintaan energi yang lebih tinggi dan manajemen baterai yang lebih canggih,” imbuhnya.

BMS pada kendaraan EV modern, tambah Arief, direkayasa untuk menjaga perbedaan tegangan sel dan, dengan perluasan, aliran arus serendah mungkin- seringkali kurang dari 0,1 hingga 0,2 amp selama prosedur penyeimbangan.

“Sementara lonjakan sesaat di atas kisaran ini dapat terjadi di bawah akselerasi cepat atau pengisian cepat, BMS akan secara aktif menyeimbangkan sel untuk mengembalikan perbedaan ke minimum yang aman. Perbedaan persisten di atas 0,2-0,5 amps dapat mengindikasikan masalah, seperti degradasi sel, masalah koneksi, atau ketidakseimbangan termal, dan dapat memicu peringatan atau penurunan mode kinerja di kendaraan,” tambahnya.

Pada akhirnya, lanjut Arief setiap produsen EV memiliki toleransi spesifiknya sendiri, tetapi secara umum, mempertahankan perbedaan amp yang sangat kecil-biasanya di bawah 0,2 amp, angka tersebut sangat ideal untuk memastikan kinerja maksimum, umur panjang, dan keamanan paket baterai.

Tags: #Mobil HybridHybridKendaraan HybridWealthy Group
Previous Post

Mengintip Hotel Truk yang Digunakan TH Trucks Team di Rally Dakar 2026

Next Post

Kembangkan Versi Khusus, Mitsubishi Xforce Mulai Dijual di Taiwan

Mato

Mato

Related Posts

Sudah Ditangan Konsumen, Mobil Listrik Kia EV6 Bakal ‘Lalu-lalang’ di Jalanan Indonesia
Mobil dan Motor

Simak!, Ini Rahasia Kia Bertahan dan Tetap Relevan Selama 25 Tahun di Indonesia

10/01/2026
Kembangkan Versi Khusus, Mitsubishi Xforce Mulai Dijual di Taiwan
Mobil dan Motor

Kembangkan Versi Khusus, Mitsubishi Xforce Mulai Dijual di Taiwan

10/01/2026
Deretan Modifikasi Mitsubishi Delica di Tokyo Auto Salon 2026
Mobil dan Motor

Deretan Modifikasi Mitsubishi Delica di Tokyo Auto Salon 2026

08/01/2026
Bukan Sekedar Mobil Niaga, Mitsubishi L300 Ini Jadi Petarung di Reli Dakar 2026, Intip Spesifikasinya
Mobil dan Motor

Bukan Sekedar Mobil Niaga, Mitsubishi L300 Ini Jadi Petarung di Reli Dakar 2026, Intip Spesifikasinya

08/01/2026
Video SUV Misterius dari Mitsubishi, Pajero Model Terbaru?
Mobil dan Motor

Video SUV Misterius dari Mitsubishi, Pajero Model Terbaru?

08/01/2026
Hyundai New Creta Alpha Edisi Terbaru Mulai Dipasarkan, Harga Rp455 Juta
Mobil dan Motor

Hyundai New Creta Alpha Edisi Terbaru Mulai Dipasarkan, Harga Rp455 Juta

07/01/2026
Next Post
Kembangkan Versi Khusus, Mitsubishi Xforce Mulai Dijual di Taiwan

Kembangkan Versi Khusus, Mitsubishi Xforce Mulai Dijual di Taiwan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com