MobilKomersial.com — BMW Group kembali mencetak sejarah baru dalam rantai logistik otomotif global lewat pengoperasian truk canggih di Jerman. Langkah inovatif ini menandai komitmen kuat perusahaan dalam menekan emisi karbon rantai pasoknya.
Truk berbobot total 18 ton tersebut dirancang dengan memanfaatkan sasis Mercedes-Benz Econic yang dimodifikasi secara khusus. Armada komersial ini mengusung sistem penggerak ramah lingkungan berbasiskan hidrogen.
Baca Juga: Truk Tesla Semi Mulai Diproduksi Hingga 50.000 Unit Per Tahun, Cek Spesifikasinya
Sistem penggeraknya mengandalkan mesin piston berbasiskan arsitektur diesel yang dikembangkan oleh produsen terkemuka, Deutz. Mesin ini membakar hidrogen langsung di ruang bakar dan hanya menghasilkan uap air bebas karbon CO2.
Dalam operasional harian di Pabrik Leipzig, truk hidrogen ini bertugas menyuplai komponen divisi Technology Exterior Components. Komponen yang diangkut mencakup bagian plastik penting seperti bemper serta spoiler mobil BMW.

Memasuki fase kedua pengujian, truk canggih ini bakal mengintegrasikan sistem pengiriman komponen eksterior secara tepat waktu atau just-in-time. Komponen disalurkan langsung menuju lini perakitan utama pabrik kendaraan mobil.
Dirk Wiedmann selaku Head of Production Network and Logistics BMW Group menegaskan pentingnya peran sektor logistik. Ia menyatakan bahwa logistik merupakan tulang punggung utama dalam seluruh rantai proses produksi pabrik kami.
“Oleh karena itu kami mengadopsi pendekatan terbuka teknologi berbasis data demi mengidentifikasi penggerak truk alternatif yang tepat. Untuk pertama kalinya di manufaktur Jerman kami memakai truk hidrogen ini,” ucapnya dikutip Rabu (7/10/2026).
Ia menambahkan bahwa proyek uji coba ini akan memberikan pengalaman praktis yang sangat berharga dalam operasional logistik nyata. Proyek ini sekaligus memberi kontribusi besar bagi pengembangan teknologi di masa depan kelak.
Baca Juga: Profil XCMG XT490DT 8×4 EV, Truk Listrik Tambang Berdaya Angkut 85 Ton!

Baca Juga: Mengenal Chevrolet Turbo Titan III, Truk Konsep 1965 Bertenaga Turbin Jet!
Pengujian lapangan truk hidrogen Mercedes-Benz Econic ini mencakup rute pengangkutan jarak jauh serta operasional tiga shift penuh. Skema pengujian intensif dilakukan di area sekitar pabrik untuk menguji ketahanannya secara total.
Truk hidrogen diposisikan sebagai pelengkap ideal bagi truk listrik berbasis baterai dalam mendukung operasional harian. Karakteristik hidrogen sangat cocok untuk penggunaan beban berat dengan jarak tempuh harian yang tinggi.
Keunggulan utama truk pembakaran hidrogen terletak pada durasi pengisian bahan bakar yang tergolong sangat singkat. Waktu henti armada dapat diminimalkan sehingga truk beroperasi secara maksimal pada rute-rute jarak jauh.
Dibandingkan sel bahan bakar hidrogen atau fuel cell, mesin pembakaran H2 jauh lebih tahan terhadap variasi kualitas gas hidrogen. Karakter ini menjamin tingkat keandalan serta ketersediaan unit kerja yang jauh lebih tinggi.

Pengujian truk ini merupakan bagian integral dari proyek riset HyCET atau Hydrogen Combustion Engine Truck. Proyek kolaboratif ini mendapatkan dukungan dana resmi dari Kementerian Transportasi Federal pemerintah negara Jerman.
Konsorsium HyCET menggabungkan keahlian lintas industri di mana Rudolph Logistics Group bertindak sebagai operator armada. Sementara penyediaan stasiun pengisian bahan bakar hidrogen dikelola oleh Teal Mobility secara penuh.
Baca Juga: Sekali Isi Tangki Tembus 1.000 KM! Intip Spesifikasi Truk Gas Terbaru Volvo yang Banyak Peminat
Program HyCET mendukung langsung Strategi Pengurangan Emisi Logistik yang dicanangkan oleh jajaran direksi BMW Group. Perusahaan terus mengevaluasi beragam teknologi ramah lingkungan berdasar kelayakan teknis dan ekonomi komersial.
Penerapan truk hidrogen berbodi Mercedes-Benz Econic ini membuktikan bahwa kombinasi sasis tangguh dan mesin zero emission mampu menjadi solusi nyata logistik hijau masa depan yang sangat efisien, tangguh, serta berkelanjutan.











