MobilKomersial.com — Pada ajang Mining Expo 2026 yang digelar awal September lalu, XCMG Indonesia mendobrak industri pertambangan. Sebagai produsen raksasa alat berat, mereka memperkenalkan unit truk listrik heavy duty XT490DT 8×4 EV.
Kehadiran unit ini mempertegas komitmen hilirisasi dan net-zero emission di sektor komersial berat. Truk tambang ramah lingkungan ini siap menjawab tantangan efisiensi operasional dan pengurangan emisi karbon lokal.
Baca Juga: GMM Rilis Truk FAW FD660TH 6×4 Euro 6 di Indonesia, Kuat Tarik Beban 270 Ton!
Melihat perawakannya, XT490DT 8×4 EV menyajikan tampilan gagah khas truk tambang modern. Gril kokoh berpadu dengan lampu utama LED serta kaca depan lapang, memberikan visibilitas maksimal bagi pengemudi di area tambang.
Di sektor dapur pacu, truk monster ini dibekali motor listrik LVKON TZ460XS-LKM3001. Jantung penggerak canggih ini mampu menghasilkan daya terukur 360 kW atau sekitar 490 dk hingga puncaknya yang mencapai 550 kW atau setara 747 dk.


Karakteristik motor listriknya dirancang untuk medan ekstrem dengan putaran mesin yang responsif. Motor ini memiliki putaran terukur 2.100 rpm serta sanggup dipacu hingga batas kecepatan maksimum mencapai 3.500 rpm.
Torsi yang dihasilkan luar biasa instan untuk menaklukkan tanjakan tambang terperosok. Unit ini memuntahkan torsi terukur sebesar 1.640 Nm dan mampu melejit hingga torsi puncak fantastis mencapai angka 3.060 Nm.
Tenaga melimpah dialirkan melalui sistem transmisi otomatis LVKON J4S280 AMT 4-Speed. Transmisi cerdas 4-percepatan ini memastikan penyaluran daya ke roda berjalan sangat halus dan efisien di segala medan.
Sebagai sumber energi utama, XCMG menyematkan baterai raksasa CATL L320D04 berkapasitas 600 kWh. Baterai lithium canggih ini dirancang berdaya tahan tinggi guna mendukung kerja berat non-stop di area pertambangan.
Baca Juga: Profil Truk Tambang Shacman X5000 8×4 Hybrid


Baca Juga: Raksasa Listrik Penakluk Tambang! Mengupas Ketangguhan Truk Zoomlion ZT165EV di Mining Expo 2026
Pengisian daya baterai raksasa ini tergolong sangat singkat berkat teknologi ultra fast charging. Proses pengisian daya dari SOC 20% hingga 100% hanya membutuhkan waktu sekitar 58 menit saja untuk siap beroperasi lagi.
Secara bobot kerja, truk listrik 8×4 ini dirancang untuk mengangkut beban super berat. Gross Vehicle Weight (GVW) kendaraan ini mencapai 85.000 kg atau 85 ton, menjadikannya workhorse andal untuk medan tambang yang ganas.
Daya angkut tersebut ditunjang dimensi bak dump berukuran panjang 8.400 mm, lebar 2.600 mm, serta tinggi 2.500 mm. Kapasitas volume dump box yang ditawarkan mencapai 54,6 meter kubik untuk material tambang.
Menyoal aspek keselamatan, kendaraan ini dilengkapi sistem pengereman udara penuh double circuit air brake. Fitur Anti-Lock Braking System (ABS) turut hadir menjaga kestabilan truk saat pengereman mendadak.


Untuk melengkapi sistem keselamatan di jalan menurun curam, XCMG menanamkan pengereman retarder. Fitur ini bertugas menahan laju kendaraan berat tanpa membuat rem utama mengalami overheat akibat gesekan berlebih.
Seluruh bobot raksasa dan guncangan tanah tambang diredam oleh ban berukuran 12.00 R24 20PR. Ban ekstra tangguh ini dirancang khusus untuk memberikan traksi optimal serta ketahanan tinggi terhadap benturan batu.
Baca Juga: Awas! Ini Alasan Mengapa Truk Listrik Bisa Mendadak ‘Mati’ Saat Bawa Beban Berat di Tanjakan!
Dukungan purnajual dan distribusi truk listrik ini ditangani oleh pilar keagenan PM Makmur dan GM Mobil. Jaringan pendukung ini siap menjamin ketersediaan suku cadang serta layanan perawatan armada di lapangan.
Langkah XCMG meluncurkan XT490DT 8×4 EV menandai babak baru operasional tambang hijau di tanah air. Truk listrik ini menjadi pembuktian bahwa performa tangguh dan keberlanjutan lingkungan bisa berjalan berdampingan.











