MobilKomersial.com — iCar V23 tipe Z resmi memperkenalkan enam pilihan driving mode utama. Pilihan tersebut mencakup Eco, Comfort, Sport, Slippery, Off Road, hingga Individual yang canggih. Setiap mode mengusung kalkulasi teknis demi menyesuaikan karakter mobil.
Langkah ini dirancang agar SUV listrik tersebut optimal di pelbagai medan. Perubahan yang terjadi bukan sekadar penyesuaian bobot pada lingkar kemudi. Parameter mendasar seperti karakter rem dan respons akselerator ikut berubah.
Baca Juga: Fitur Rahasia iCar V27, Bisa Menerjang Banjir 600 mm Tanpa Takut Mesin Rusak!
Sistem penggerak intelligent All-Wheel Drive (iWD) memegang peranan kunci. Alokasi torsi serta tingkat regenerative braking disesuaikan secara otomatis. Kontrol traksi bekerja secara presisi demi menjaga stabilitas kendaraan.
“Ketika pengemudi mengganti driving mode, sistem akan menyesuaikan strategi kontrol kendaraan berdasarkan karakter yang ingin dicapai pada mode tersebut,” ungkap Tommy Hermansyah. Penyelarasan ini mencakup seluruh komponen penggerak.

Tommy menegaskan perubahan mencakup banyak sektor vital pada kendaraan. “Perubahan yang dirasakan bukan hanya pada berat setir, respon akselerator, atau karakter rem,” jelas Product Planning Manager iCar Indonesia tersebut.
Sistem motor listrik iWD dan distribusi torsi disesuaikan secara komplet. “Tetapi juga pada bagaimana sistem motor listrik iWD, distribusi torsi, regenerative braking, dan kontrol traksi bekerja,” tambah Tommy secara mendalam.
Dalam Eco Mode, komputer mengutamakan efisiensi daya baterai secara maksimal. Keterlibatan motor listrik bagian depan bakal dikurangi secara signifikan. Penyebabnya, penyaluran daya diprioritaskan penuh melalui motor belakang.
Baca Juga: Bingung Cari SPKLU? iCar V27 REEV Buktikan Mobilitas Listrik Bisa Sebebas Ini
Menuju Comfort Mode, karakter penyaluran tenaga diatur lebih halus dan seimbang. Kemudi terasa ringan demi memberikan kenyamanan ekstra untuk rute harian. Respons kendaraan dibuat sealami mungkin untuk pemakaian jarak jauh.
Jika memilih Sport Mode, akselerasi kendaraan akan berubah menjadi sangat agresif. Distribusi torsi antara motor depan dan belakang langsung dioptimalkan. Hasilnya, limpahan tenaga spontan tersaji demi performa yang dinamis.
Sensasi berbeda ditawarkan Slippery Mode saat jalanan licin atau tergenang. Sistem membagi torsi guna mencegah gejala wheel spin pada permukaan basah. Penyaluran daya diatur lebih terkontrol demi cengkraman ban maksimal.

Tantangan medan berat dijawab melalui skema canggih dari Off-Road Mode. Fitur electronic limited slip aktif membagi torsi sesuai traksi roda. Mobil mampu merayap mantap di permukaan kasar berkat traksi yang terkunci.
Fleksibilitas penuh dihadirkan lewat fitur khusus bernama Individual Mode. Pengemudi bebas mengatur accelerator pedal sensitivity dan brake character. Tambahan steering weight serta regenerative braking bisa diset kustom.
Baca Juga: Dari Rp 1,2 Juta Jadi Cuma Rp 153 Ribu! Simak Cara iCar V23 Pangkas Biaya Operasional Bulanan
Kombinasi parameter tersebut menciptakan pengalaman unik bagi setiap personal. Pengaturan terpisah ini memberi kebebasan meracik performa kendaraan. Karakter mobil dapat disesuaikan tepat dengan gaya mengemudi pemiliknya.
“Dengan enam pilihan tersebut, driving mode pada iCar V23 menjadi bagian dari sistem yang memungkinkan kendaraan beradaptasi. Fleksibilitas ini memberikan pengalaman berkendara yang berbeda dalam satu kendaraan,” tutup Tommy.











