MobilKomersial.com — Pasar otomotif tanah air kembali mencatatkan rekor baru pada ajang pameran GIIAS 2026. Chery Indonesia sukses membukukan total 3.500 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama ajang tahunan bergengsi tersebut berlangsung.
Pencapaian ini melonjak tajam hingga 62,56% jika dibandingkan dengan perolehan pameran tahun lalu. Lompatan besar tersebut menyumbang lonjakan bersih sebanyak 1.347 pesanan baru bagi jajaran portofolio pabrikan.
Baca Juga: Antrean Test Drive ‘Mengular’, Chery Q Sukses Rebut Hati Pengunjung GIIAS 2026
Mobil listrik mungil Chery Q menjadi bintang utama dengan menguasai 50% total penjualan. Kendaraan listrik berukuran ringkas tersebut sukses menyumbang angka pemesanan hingga 1.750 unit sejak resmi meluncur.
Tak hanya mendominasi angka pemesanan, Chery Q juga paling diburu pada area test drive. Dari total 2.000 sesi pengujian jalan, mobil listrik kompak ini menguasai 67,7% atau mencakup 1.355 sesi uji berkendara.


“Chery Q menjadi kontributor utama pencapaian SPK sekaligus paling banyak dicoba pengunjung. Ini dorongan bagi kami untuk terus menghadirkan produk yang relevan,” ujar Budi Darmawan Jantania Vice Country Director Chery Business Unit, Rabu (12/8/2026).
Secara teknis, efisiensi Chery Q disokong baterai berkapasitas 42,7 kWh. Komponen daya tersebut sanggup mengimbangi perjalanan jauh hingga jarak 400 km berdasarkan standar pengujian internal metode NEDC.
Fitur unggulan lain yang memikat pengunjung yakni kemampuan fast charging ultra cepat. Pengisian daya dari kondisi 30 hingga 80% hanya membutuhkan waktu singkat sekitar 16,5 menit saja di stasiun pengisian.
Baca Juga: Mengenal Chery Tiggo V, Mobil 3-in-1 yang Dipastikan Rilis Akhir Tahun Ini!
Minat masyarakat juga tersebar merata ke jajaran produk lainnya selama pameran. Model seperti Tiggo 8 CSH, Tiggo Cross, J6T, hingga J6T CSH turut menjadi deretan kendaraan favorit yang ramai dicoba oleh para pengunjung.
Kehadiran ragam varian SUV hingga kendaraan elektrifikasi fleksibel ini kian memperkuat posisi Chery. Pabrikan asal Tiongkok tersebut makin solid dalam menjawab kebutuhan mobilitas modern masyarakat di Indonesia.










