MobilKomersial.com — Industri transportasi darat Eropa memasuki babak baru lewat pengiriman truk listrik generasi terbaru. MAN Truck & Bus resmi memproduksi secara massal eTruck bersistem pengisian daya Megawatt Charging System.
Langkah berani ini menjadikan pabrikan otomotif terkemuka asal Jerman tersebut sebagai pelopor utama di Benua Biru. Penggunaan teknologi pengisian super cepat ini memangkas waktu henti kendaraan niaga secara signifikan.
Baca Juga: Diplomat Jepang Sapa Mitsubishi Fuso di GIIAS 2026, Ungkap Masa Depan Truk Listrik Indonesia
Unit perdana kendaraan listrik canggih ini segera dikirimkan secara bertahap kepada para konsumen setia. Sembilan negara prioritas mencakup Belgia, Denmark, Jerman, Inggris, Italia, Belanda, Norwegia, Spanyol, dan Republik Ceko.
Sistem pendorong daya terbaru ini menawarkan lompatan performa yang sangat fantastis dibanding teknologi terdahulu. Jika sistem CCS lama hanya mampu menyalurkan 375 kW, inovasi MCS sanggup menembus daya pengisian hingga 750 kW.

Arsitektur kelistrikan canggih ini bekerja optimal pada tegangan puncak 750 Volt serta arus listrik mencapai 1.000 Ampere. Kombinasi teknis berdaya raksasa ini mampu mengalirkan arus energi dalam jumlah melimpah secara konstan.
Dampaknya sangat luar biasa bagi fleksibilitas operasional armada logistik jarak jauh. Pengisian daya baterai dari kapasitas 20% menuju 80% pada model MAN eTGX dan eTGS kini dapat tuntas dalam waktu kurang dari 30 menit.
Bahkan untuk konfigurasi sasis khusus bertotal tujuh paket baterai berkapasitas 623 kWh, pengisian daya hingga 80% selesai dalam kurun 40 menit. Durasi singkat ini sangat cocok dengan waktu istirahat wajib para pengemudi.
Model bertenaga enam paket baterai memiliki kapasitas total 534 kWh yang sanggup menempuh jarak 570 km Dengan pengisian cepat di sela istirahat, daya jelajah harian truk ini mampu melampaui angka 1.000 km penuh.

“Ekosistem MCS saat ini berada pada fase krusial komersialisasi pasar. Kendaraan, infrastruktur pengisian, dan sistem TI berkembang secara dinamis,” ujar Roman Sitte, Kepala Wilayah Penjualan Eropa MAN Truck & Bus.
“Melalui peluncuran truk MCS perdana ini, MAN berkontribusi aktif menetapkan standar pengisian daya baru di Eropa sekaligus memperkuat interoperabilitas seluruh sistem secara menyeluruh,” sambungnya mengutip keterangan resminya, Selasa (11/8/2026).
Baca Juga: Spesifikasi Mercedes-Benz eArocs 400, Truk Listrik yang Siap Hajar Medan Tambang dan Konstruksi
Fleksibilitas pengisian daya juga diperhatikan secara matang melalui penempatan soket port yang sangat intuitif. Port utama MCS ditempatkan di sisi depan kiri, sementara soket opsional CCS tersedia di depan kanan dan belakang sasis.
Melalui layanan konsultasi komprehensif MAN Transport Solutions serta jaringan pengisian MAN Charge & Go, konsumen mendapat kemudahan perencanaan rute logistik dan akses jaringan pengasupan daya teruji di seluruh penjuru Eropa.











