MobilKomersial.com — PT Pertamina Patra Niaga secara resmi memberlakukan harga baru untuk sejumlah produk bahan bakar minyak (BBM) non-subsidinya yang mulai efektif berjalan hari ini, Rabu, 1 Juli 2026.
Keputusan ini membawa angin segar bagi para pemilik kendaraan yang mengandalkan bahan bakar berkualitas tinggi, karena tiga jenis produk unggulan terpantau mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.
Produk-produk yang mengalami pembaruan harga tersebut meliputi Pertamax Turbo yang memiliki standar Research Octane Number (RON) 98, serta dua varian BBM mesin diesel, yaitu Pertamina Dex dengan Cetane Number (CN) 53 dan Dexlite dengan standar CN 51.
Pihak manajemen menjelaskan bahwa keputusan penurunan ini bukanlah sebuah kebijakan yang diambil secara instan, melainkan hasil kalkulasi matang terhadap beberapa variabel fundamental ekonomi global dan domestik.
Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, evaluasi berkala dilakukan dengan cermat guna memastikan bahwa pergeseran harga di tingkat internasional dapat langsung dirasakan dampak positifnya oleh konsumen domestik.
“Sesuai yang kita ketahui penyesuaian harga BBM nonsubsidi mengacu pada dinamika harga pasar minyak dunia dan mengikuti regulasi atau mekanisme yang berlaku. Tentunya langkah penyesuaian ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah,” ujarnya, dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (1/7/2026).

Di sisi lain, tidak semua produk non-subsidi mengalami pergeseran angka pada awal bulan ini. Untuk varian Pertamax dengan standar RON 92 serta Pertamax Green dengan spesifikasi RON 95 terpantau stabil tanpa mengalami perubahan nilai jual.
Kebijakan serupa juga diimplementasikan pada sektor penugasan dan subsidi energi. Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan seperti Pertalite serta Solar Bersubsidi tetap dipatok pada harga yang sama demi memproteksi stabilitas ekonomi masyarakat luas.
Melalui penurunan harga pada lini produk unggulannya, pihak Pertamina berkomitmen penuh untuk memprioritaskan kepuasan serta pemenuhan kebutuhan energi prima bagi masyarakat Indonesia.
“Selain menghadirkan harga yang kompetitif, kami juga terus memastikan kualitas produk sesuai spesifikasi sehingga masyarakat memperoleh manfaat optimal, baik dari sisi performa kendaraan maupun efisiensi penggunaan bahan bakar,” terang Kitty.
Daftar Harga BBM Per 1 Juli 2026
Berikut adalah rincian lengkap komparasi harga bahan bakar sebelum dan sesudah penyesuaian untuk daerah dengan tarif PBBKB 5%:
Bahan Bakar Minyak (BBM) Non-Subsidi
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp 19.300/liter. Turun Rp 1.450/liter atau 7% dari harga semula Rp 20.750/liter
- Pertamina Dex (CN 53): Rp 21.150/liter. Turun Rp 3.650/liter atau 15% dari harga semula Rp 24.800/liter
- Dexlite (CN 51): Rp 19.700/liter. Turun Rp 3.300/liter atau 14% dari harga semula Rp 23.000/liter
- Pertamax (RON 92): Rp 16.250/liter. Tak ada perubahan dari harga penyesuaian terakhir pada 10 Juni
- Pertamax Green 95 (RON 95): Rp 17.000/liter. ak ada perubahan dari harga penyesuaian terakhir pada 10 Juni
Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi
- Pertalite: Rp 10.000/liter. Tidak mengalami perubahan harga
- Solar Subsidi (Biosolar): Rp 6.800/liter. Tidak mengalami perubahan harga











