MobilKomersial.com — Tahun 2026 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mempercepat pembangunan serta melakukan pembenahan sistem transportasi publik melalui pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) serta peremajaan angkutan kota (angkot) berbasis listrik.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengungkapkan penguatan sektor infrastruktur dan transportasi menjadi prioritas utama, sejalan dengan hasil evaluasi kinerja yang menunjukkan kedua sektor tersebut masih berada di bawah tingkat kepuasan masyarakat.
“Tahun ini adalah tahun infrastruktur. Kita akan melakukan perbaikan di hampir seluruh ruas jalan, sekaligus memperkuat sistem transportasi publik,” kata Fahan dalam keterangannya tertulisnya dikutip hari ini, Senin (27/4/2026).
Baca juga: Inovasi Pemkot Bandung Hadirkan Angkot Listrik dengan Jarak Tempuh 200 Km

Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan, kata Farhan adalah pengembangan layanan BRT dengan dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan. Program ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung transportasi massal di Kota Bandung.
“Untuk BRT, kami mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan. Ini akan menjadi solusi transportasi publik yang lebih modern dan terintegrasi. Selain BRT, Pemkot Bandung juga akan meremajakan angkot secara bertahap dengan mengadopsi teknologi kendaraan listrik,” ujarnya.
Lebih lanjut Farhan mengungkapkan bahwa transformasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan, tetapi juga mendukung pengurangan emisi dan penciptaan lingkungan yang lebih bersih.
Baca juga: Melihat dari Dekat Truk Damkar Bronto Skylift Milik Pemkot Tangsel
“Angkot akan kita dorong beralih ke sistem listrik. Ini bagian dari transformasi transportasi yang ramah lingkungan, kami juga akan menggenjot perbaikan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mobilitas warga,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaan program tersebut, lanjut Farhan masih banyak tantangan yang bakal dihadapi, namun optimistis dapat diselesaikan secara bertahap, tetapi yang penting pekerjaan berjalan dan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Pemkot Bandung berharap dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi serta langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam mewujudkan sistem transportasi yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan di Kota Bandung,” imbuhnya.










