MobilKomersial.com — Lanskap otomotif nasional bersiap menyambut babak baru dengan kepastian masuknya kembali merek kendaraan listrik (EV) asal Tiongkok yakni, Leapmotor ke pasar Indonesia.
Melalui payung PT Indomobil National Distributor, Leapmotor tidak sekedar datang untuk menambah angka penjualan, melainkan membawa misi besar sebagai “kekuatan teknis” baru di bawah naungan Stellantis Brand House.
Baca Juga: Gebrak Pasar! Suzuki eVitara Tawarkan Skema Sewa Baterai Senilai Rp 758 Per Kilometer
Kehadirannya diprediksi akan mengubah peta persaingan segmen kendaraan energi baru (NEV) yang kini tengah naik daun di tanah air dengan memposisikan dirinya sebagai perusahaan berbasis engineering.
Sejak didirikan di Zhejiang pada akhir 2015, DNA Leapmotor berpusat pada penguasaan teknologi inti secara mandiri yang memungkinkannya mengontrol penuh pengembangan motor listrik, sistem kontrol kendaraan, hingga perangkat lunak cerdas.

Pendekatan tersebut membuat mereka tidak bergantung pada pihak ketiga, sebuah keunggulan kompetitif yang memastikan efisiensi produksi sekaligus kecepatan dalam menelurkan inovasi terbaru.
Perjalanan Leapmotor menuju panggung global merupakan hasil dari pertumbuhan yang terukur. Dimulai dari pengenalan model S01 pada 2018 hingga akhirnya bertransformasi menjadi kontender serius di pasar global.
Baca Juga: Pimpin Pasar EV Nasional, BYD Pertahankan Takhta Lewat Sealion 7 dan Atto 3 Varian Baru
Transformasi ini mencapai puncaknya saat raksasa otomotif dunia, Stellantis, menjalin kemitraan strategis pada 2023. Kolaborasi tersebut melahirkan Leapmotor International yang menjadi jembatan distribusi global, termasuk untuk menyapa konsumen di Indonesia.
CEO Stellantis Brand House Indonesia, Tan Kim Piauw, menegaskan bahwa nilai jual utama Leapmotor terletak pada “otak” mobilnya. Menurutnya, di era mobilitas modern, diferensiasi terletak pada sejauh mana mobil mampu menjadi platform teknologi yang cerdas.

“Dengan membangun infrastruktur elektronik sendiri, Leapmotor menawarkan kendaraan yang memiliki kapabilitas engineering solid dan relevan dengan kebutuhan masa depan yang serba terkoneksi,” ungkapnya dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).
Kendati demikian, ekspansi Leapmotor ke Indonesia ini dipandang sebagai langkah strategis jangka panjang, termasuk bagi Stellantis untuk menghadirkan solusi mobilitas yang lebih beragam bagi masyarakat.
Baca Juga: Tanpa Inden! GAC Indonesia Jamin Pengiriman Aion UT Hanya 2 Hari
Dengan dukungan riset dan pengembangan internal yang kuat, Leapmotor optimis dapat memberikan pilihan kendaraan listrik yang tidak hanya efisien tetapi juga kompetitif secara harga bagi pasar otomotif Indonesia.
Kehadiran mereka di bawah manajemen Indomobil menandai babak baru dalam percepatan elektrifikasi di Indonesia, di mana teknologi mutakhir kini semakin dekat dengan jangkauan konsumen lokal.











