MobilKomeersial.com — Sebagai distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso Truck dan Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) tak ada henti-hentinya untuk berinovasi.
Dalam gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 yang diadakan di ICE BSD, Mitsubishi Fuso memperkenalkan inovasi terbaru berupa EV Mobile Charger yang menggunakan basis Fuso Canter FE 71.
Fungsi utama dari EV Mobile Charger ini adalah sebagai fasilitas pengisian daya yang mampu menjangkau konsumen eCanter dimana saja dalam situasi-situasi tertentu baik di jalan raya maupun di jalan tol.
Baca juga: Terobosan Baru Mitsubishi Fuso Ciptakan EV Mobile Charger

“Inovasi EV Mobile Charger yang kami bawa ke GIIAS 2025 ini merupakan dukungan Mitsubishi Fuso dalam menciptakan ekosistem truk listrik yang lengkap di Indonesia,” kata General Manager of Business Communication PT KTB, Sudaryanto, Sabtu (26/7/2025).
Menurut pria yang akrab disapa Toto ini pihaknya ingin menunjukkan bahwa Mitsubishi Fuso sebagai Andalan Bisnis Sejati, tidak hanya menyediakan truk listrik namun juga layanan purna jual yang solutif dan aplikatif bagi para pengusaha.
Secara dimensi, EV Mobile Charger ini memiliki ukuran panjang 4.785 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 2.500 mm. Di dalam unit ini, disematkan baterai charger berkapasitas 65 kWh dengan kecepatan pengisian daya 60 kW yang mampu memberikan pasokan listrik secara cepat dalam situasi darurat.

Selain itu, EV Mobile Charger juga dilengkapi dengan solar panel pada bagian atapnya yang berfungsi untuk menyediakan dan mendistribusikan tenaga listrik ke unit karoserinya.
Tidak hanya itu, mobile charger ini juga dirancang dengan sistem towing hidrolik (hydraulic lift towing) yang mampu menarik truk listrik eCanter, menjadikannya sebagai unit multifungsi yang dapat diandalkan dalam keadaan darurat apabila diperlukan.
Nantinya, unit EV Mobile Charger ini akan di siagakan di diler-diler resmi Mitsubishi Fuso yang berada di area Jabodetabek untuk membatu unit Fuso eCanter yang membutuhkan bantuan.
Baca juga: Hino Sebut Tingkat Kandungan Lokal 31 Truk dan Bus Capai 57%