MobilKomersial.com — Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) meminta pemerintah memberikan insentif bagi kendaraan komersial berbasis listrik guna mendorong adopsi di sektor usaha sekaligus menekan biaya operasional dan emisi dari aktivitas transportasi.
Perkembangan kendaraan listrik kini tidak lagi terbatas pada pengenalan teknologi alternatif, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari transformasi industri transportasi. Pilihan kendaraan semakin beragam, mulai dari sepeda motor dan mobil listrik hingga kendaraan komersial, disertai perkembangan teknologi baterai, infrastruktur pengisian daya, dan sistem pendukung lainnya.
Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Umum Periklindo, Moeldoko yang menyebutkan perkembangan industri kendaraan listrik yang semakin cepat menuntut kolaborasi yang lebih luas antara produsen, penyedia teknologi, pemerintah, dan masyarakat.
Baca juga: Hemat Biaya Operasional, Fastana Logistik Kepincut Mitsubishi Fuso eCanter

“Transisi menuju kendaraan listrik merupakan transformasi besar yang tidak mudah, sehingga membutuhkan kerja sama semua pihak. Ke depan, kami juga mendorong dukungan insentif bagi kendaraan listrik komersial agar proses elektrifikasi dapat berjalan lebih cepat dan mewujudkan mobilitas yang lebih efisien dan bersih.” kata Moeldoko beberapa waktu lalu.
Sejalan dengan perkembangan tersebut, gelaran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 yang menampilkan kenndaraan listrik nasional kini tidak lagi terbatas pada pengenalan teknologi alternatif, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari transformasi industri transportasi.
Baca juga: 11 Bus Listrik Hyundai County EV Mulai Mengaspal di Bali

“Bahwa PEVS menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan sosialisasi kendaraan listrik kepada masyarakat. Transisi menuju kendaraan listrik merupakan transformasi besar yang tidak mudah, sehingga membutuhkan kerja sama semua pihak,” ujarnya.
PEVS 2026 menghadirkan lebih dari 38 brand yang terdiri dari kendaraan roda empat, roda dua dan industri pendukung lainnya. Kendaraan mobil listrik terdiri dari Baic, BYD, Chery, Danza, DFSK, MAB, MG, Polytron, Wuling dan brand motor listrik Alva, AHM, Indomobil E-Motor, Polytron, Selis dan United.
Gelaran PEVS 2026 akan diselenggarakan di Hall B3–C3, Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 pukul 12.00–19.00 WIB, dilanjutkan pada 30–31 Oktober pukul 10.00–19.00 WIB, dan pada 1 November pukul 10.00–18.00 WIB.










