MobilKomersial.com — Kota Serang menghadirkan inovasi transportasi publik yang lebih modern dan ramah lingkungan. Bersama Damri, Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Perhubungan melakukan uji coba bus listrik pada 19–23 Oktober 2026.
Program ini menjadi langkah untuk memperkenalkan alternatif transportasi perkotaan yang lebih berkelanjutan sekaligus mendorong masyarakat agar semakin tertarik menggunakan angkutan umum dalam aktivitas sehari-hari.
Dalam uji coba tersebut, sebanyak dua unit bus listrik akan dioperasikan selama lima hari kalender untuk melayani dua koridor perjalanan di wilayah Kota Serang yang akan dipusatkan di Terminal Tipe A Pakupatan.
Baca juga: Asyik, dari Bandara Soekarno-Hatta ke Tanjung Lesung Bisa Naik Bus Damri

Dua Koridor Jadi Jalur Uji Coba Bus Listrik
Pada tahap awal, layanan bus listrik akan menjangkau dua koridor yang menghubungkan sejumlah kawasan strategis di Kota Serang.
Koridor I akan melayani perjalanan dari Universitas Serang Raya menuju Terminal Pakupatan, melalui Jalan Jenderal Ahmad Yani, dengan rute perjalanan pulang-pergi (PP).
Sementara itu, Koridor III akan menghubungkan Perumahan Visenda dengan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, melalui Jalan Armada, juga dengan pola perjalanan pulang-pergi.
Kedua rute tersebut akan menjadi bagian dari pelaksanaan uji coba untuk memperkenalkan layanan bus listrik kepada masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan angkutan umum yang menghubungkan kawasan permukiman, pendidikan, dan pusat mobilitas warga.
Baca juga: Damri Perkuat Layanan Transportasi Gratis di Kemayoran Lewat Kemon
Dorong Transportasi Modern dan Berkelanjutan
Penggunaan bus listrik menjadi salah satu alternatif dalam pengembangan transportasi perkotaan yang memperhatikan aspek lingkungan. Berbeda dengan bus konvensional berbahan bakar fosil, bus listrik tidak menghasilkan emisi gas buang dari knalpot saat beroperasi.
Melalui uji coba ini, Damri dan Pemerintah Kota Serang diharapkan dapat memperkenalkan pengalaman menggunakan transportasi publik berbasis listrik sekaligus melihat potensi penerapannya dalam mendukung mobilitas masyarakat.
Selain aspek lingkungan, pengembangan layanan angkutan umum juga berkaitan dengan kemudahan akses perjalanan, konektivitas antarkawasan, dan upaya mendorong masyarakat untuk memiliki lebih banyak pilihan moda transportasi.
Meski demikian, pelaksanaan uji coba ini menjadi tahap awal untuk mengenalkan layanan bus listrik. Informasi mengenai hasil evaluasi maupun kemungkinan pengembangan layanan selanjutnya belum diumumkan dalam informasi yang tersedia.
Baca juga: Pesan Tiket Bus AKAP Lebih Awal, Damri Tawarkan Harga Lebih Hemat
Jadwal dan Titik Pemberhentian Menyusul
Bagi masyarakat yang ingin mencoba layanan bus listrik ini, uji coba dijadwalkan berlangsung pada 19–23 Oktober 2026, dengan pembukaan kegiatan di Terminal Tipe A Pakupatan, Kota Serang.
Adapun waktu operasional, jadwal keberangkatan, serta titik naik dan turun penumpang akan diinformasikan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Masyarakat diimbau untuk memantau informasi resmi dari Dinas Perhubungan Kota Serang maupun Damri agar memperoleh informasi terbaru mengenai mekanisme penggunaan layanan selama masa uji coba.
Ke depan, pengalaman selama masa uji coba dapat menjadi bahan pertimbangan dalam melihat kebutuhan masyarakat serta peluang pengembangan angkutan umum yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.










