MobilKomersial.com — BYD mempertegas kepemimpinan teknologinya lewat peluncuran inovasi Blade Battery generasi kedua dan Flash Charging di Indonesia. Langkah strategis ini menjawab tantangan utama durasi pengisian daya kendaraan listrik modern.
Baterai dan stasiun pengisian daya menjadi dua elemen vital yang menentukan kepraktisan mobil listrik pada aktivitas harian. BYD terus mengembangkan teknologi mutakhir demi menghadirkan perubahan nyata bagi seluruh penggunanya.
Baca Juga: Bukan Lagi Denza, BYD Mantap Usung Nama ‘Danza’ di Indonesia!
Integrasi Blade Battery generasi kedua dan Flash Charging sukses mencetak rekor dunia baru pengisian daya super cepat. Mobil listrik kini sanggup melaju dalam 5 menit serta terisi kapasitas penuh cukup 9 menit saja.
Vice President BYD Co., Ltd., Liu Xueliang, menegaskan kehadiran inovasi ini memperluas akses kemajuan teknologi global. Indonesia menjadi pasar paling strategis untuk membawa terobosan anyar yang sangat bermanfaat ini.

“Inovasi teknologi bukan sekadar terobosan baru, melainkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas. Kami mendorong batas kemampuan EV demi menghadirkan pengalaman berkendara praktis,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Teknologi baterai mutakhir ini dipadukan dengan pengalaman berkendara mewah pada lini produk premium Danza terbaru. Langkah tersebut makin memperkuat posisi BYD sebagai penggerak utama transformasi otomotif nasional.
Berawal dari pionir baterai tiga dekade lalu, BYD merambah sektor energi bersih dan penyimpanan energi modern. Perusahaan komitmen penuh memimpin ekosistem mobilitas ramah lingkungan yang berkelanjutan di masa depan.
Baca Juga: Truk Listrik BYD ETT 44 Meluncur Dengan Baterai Monster, Punya Tenaga 1.000 PS!
BYD mencatatkan sejarah sebagai produsen pertama yang menyetop total produksi mesin pembakaran internal pada 2022. Fokus penuh dialihkan ke kendaraan listrik berbasis baterai BEV serta teknologi canggih Dual Mode.
Sistem Flash Charging dirancang sangat spektakuler dengan menyalurkan daya pengisian fantastis hingga 1.500 kW. Pengisian baterai dari 10% ke 70% tuntas 5 menit, sementara kapasitas penuh 97% dicapai dalam 9 menit.
Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menyebut kepraktisan kunci adopsi EV. “Memangkas waktu isi daya mengubah hambatan terbesar menjadi keunggulan bernilai,” tegas Luther.

“Sistem pengisian ultra cepat ini mendekati kebiasaan umum masyarakat saat mengisi bahan bakar minyak. Transisi menuju era kendaraan listrik kini menjadi jauh lebih mudah, praktis, dan lancar,” jelas Luther.
Blade Battery generasi kedua dibekali jalur transfer ion optimal serta tingkat hambatan internal jauh lebih rendah. Desain inovatif ini membuat manajemen suhu baterai tetap dingin meski dialiri arus sangat besar.
Baca Juga: Niat Kuasai Asia Tenggara, BYD Langsung Hajar Target TKDN 60 Persen di Subang!
Perangkat Flash Charging mengusung rel T-Shaped Pulley overhead, ergonomi Zero-Gravity, dan fitur Plug-and-Charge. Kabel menggantung rapi, terasa amat ringan ditarik, serta proses autentikasi berjalan otomatis.
Sinergi baterai canggih dan infrastruktur daya super cepat membuktikan evolusi nyata teknologi EV masa kini. BYD berhasil membuktikan efisiensi tinggi serta kenyamanan terbaik bagi seluruh konsumen di Indonesia.











