MobilKomersial.com — MAN Truck & Bus resmi memulai uji jalan bus listrik otonom MAN Lion’s City 12 E di jalanan kota Munich, Jerman. Bus canggih sepanjang 12 meter ini melayani Rute 178 yang menghubungkan Petuelring dan Freimanner Hölzl.
Uji coba di ruang publik ini menjadi tonggak sejarah penting dalam proyek riset MINGA. Langkah besar ini terwujud berkat kolaborasi antara MAN, Stadtwerke München, MVG, serta dukungan Kementerian Transportasi Jerman.
Baca Juga: Bus Scania Irizar i6S PHEV Punya Mode EV 80 Km dan Hemat BBM 47 Persen
Sistem otonom pada bus ini dikembangkan secara intensif bersama ADASTEC sebagai mitra teknologi utama. ADASTEC menyediakan platform perangkat lunak kemudi otomatis SAE Level 4 yang dirancang khusus untuk bus perkotaan.
Secara teknis, MAN Lion’s City 12 E dibekali susunan sensor canggih untuk memindai area sekitar. Penginderaan mengandalkan lima sensor LiDAR yang mampu memetakan objek tiga dimensi di sekitar bus secara presisi tinggi.

Selain LiDAR, bus listrik ini dilengkapi dengan enam unit radar dan delapan kamera beresolusi tinggi. Kombinasi sensor ini memberikan jangkauan pengawasan 360 derajat untuk mendeteksi pejalan kaki serta kendaraan lain.
Sistem navigasi bus memanfaatkan positioning satelit yang terhubung dengan pemetaan digital HD presisi tinggi. Peta digital ADASTEC memuat detail jalur, marka jalan, area penyeberangan, dan sinyal lampu lalu lintas.
Dengan mengolah seluruh data sensor, bus mampu bermanuver mandiri tanpa kendali manual. Sistem Level 4 ini mengontrol fungsi kemudi, akselerasi, pengereman otomatis, hingga pengaktifan lampu sein saat berpindah jalur.
Meskipun beroperasi secara otonom, aspek keselamatan tetap menjadi prioritas paling utama. Pengemudi penguji yang telah dilatih khusus dari MAN dan MVG selalu berada di dalam bus untuk memantau serta mengambil alih kemudi.
Baca Juga: VKTR dan PO Bagong Luncurkan Bus Listrik Arjuno, Sekali Cas Tembus 350 Km!


Baca Juga: Bus Listrik Foton eAurora Tampil Perdana di IAA Transportation 2026, Simak Spesifikasinya
“Bus akan mengemudi, berakselerasi, dan mengerem secara mandiri. Pengemudi keselamatan tetap siaga memantau sistem. Seluruh regulasi uji jalan di Munich kini telah terpenuhi,” ucap Dr. Michael Roth, Head of Bus Strategy MAN, Senin (5/10/2026).
Kapasitas kabin bus listrik otonom ini dirancang untuk menampung penumpang secara nyaman. MAN Lion’s City 12 E menyediakan sekitar 30 tempat duduk serta ruang khusus yang ramah bagi pengguna kursi roda maupun kereta bayi.
Sebelum mengaspal di jalan raya, bus otonom ini telah melalui pengujian ketat di fasilitas MAN. Pengujian mencakup kompatibilitas elektromagnetik serta validasi fungsi sistem kemudi otomatis pada berbagai skenario simulasi.
Izin operasional bus diperoleh setelah memenuhi standar teknis dari TÜV dan otoritas Kraftfahrt-Bundesamt. Kelayakan jalan dikeluarkan berdasarkan regulasi AFGBV yang mengatur pengoperasian kendaraan otonom di Jerman.

Pemilihan Rute 178 dinilai ideal karena menyajikan variasi tantangan lalu lintas perkotaan yang nyata. Bus harus melintasi jalan raya utama, zona kecepatan terbatas 30 km/jam, area parkir, hingga lorong bawah tanah.
Fase uji coba lanjutan bersama kelompok pengguna teruji dijadwalkan bakal dimulai pada November mendatang. Bus akan melayani rute sebagai armada tambahan untuk mensimulasikan layanan transportasi umum yang sesungguhnya.
Baca Juga: Bus Yutong T14 Meluncur di Pasar Eropa, Simak Keunggulannya
Proyek penelitian MINGA ini didukung pendanaan senilai 13 juta euro atau sekitar Rp 260 miliar dari Kementerian Transportasi Federal Jerman. Program yang berlangsung hingga pertengahan 2027 ini melibatkan 16 mitra dari sektor industri dan riset.
Keberhasilan uji coba bus otonom MAN di Munich ini menjadi pijakan penting menuju era transportasi publik yang efisien, fleksibel, ramah lingkungan, serta menjadi solusi cerdas atas krisis pengemudi di masa depan.











