MobilKomersial.com — Konektivitas darat di Lampung Selatan siap memasuki babak baru lewat ekspansi jaringan trayek Perum Damri. Kerja sama strategis bersama pemerintah daerah setempat difokuskan untuk membuka akses transportasi dari Kalianda.
Langkah ekspansi koridor moda ini dirancang untuk mendongkrak pergerakan logistik, mobilitas warga, serta geliat pariwisata daerah. Fasilitas armada yang aman dan andal disiapkan guna menunjang kebutuhan transit intermoda.
Baca Juga: Damri Uji Coba Bus Konversi Hidrogen-Diesel Pertama di Indonesia
General Manager Damri Cabang Bandar Lampung, Resta Mahardika, menegaskan komitmen BUMN ini dalam memeratakan jaringan angkutan. Evaluasi potensi pasar kini digencarkan demi mengukur tingkat permintaan secara presisi.
“Damri menyambut baik sinergi yang terjalin bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Kami berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang mampu memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat,” ujarnya.

“Saat ini kami tengah melakukan survei pasar untuk memastikan layanan yang dihadirkan nantinya sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutur Resta, mengutip keterangannya, Minggu (2/8/2026).
Tahap awal penetrasi operasional berfokus pada pembukaan trayek Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Selanjutnya, skema trayek dinilai bakal diperluas merambah angkutan Perintis hingga angkutan pemandu moda wisata.
Baca Juga: Manfaatkan Cabang di Berbagai Kota, Damri Kini Layani Pengiriman Paket Same Day
Kajian teknis rute kini mengarah pada trayek strategis penghubung Kalianda menuju Jakarta via Gambir, Bandung, hingga Bogor. Realisasi operasional armada ditargetkan meluncur efektif mulai September 2026 mendatang.
Integrasi jaringan transportasi jalan ini diharapkan mampu menekan efisiensi waktu tempuh antar wilayah. Dampak positifnya diyakini memicu pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus mengoptimalkan potensi wisata Lampung Selatan.











