MobilKomersial.com — Hino Motors Ltd Japan memperkuat nilai investasi, produksi lokal dan pengembangan teknologi ramah lingkungan bersama entitasnya di Indonesia guna menumbuhkan industri kendaraan niaga Tanah Air.
Presiden Direktur Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Shingo Sakai mengungkapkan bahwa langkah strategis ini semakin memperkuat posisi Hino sebagai salah satu pemain utama kendaraan niaga di Indonesia.
“Selain berfokus pada peningkatan produksi lokal, kami juga memastikan dukungan layanan purna jual yang menyeluruh guna menjaga performa kendaraan pelanggan,” kata Sakai, Jumat (17/4/2026).
Baca juga: Hino Bus 136 MDBL 4×4, Solusi Angkutan Karyawan Pertambangan dan Perkebunan untuk Medan Offroad

Menurut Sakai melalui jaringan layanan yang tersebar luas, ketersediaan suku cadang, layanan perawatan berkala, hingga dukungan teknis profesional, pihaknya berupaya memastikan operasional pelanggan tetap optimal dan produktif di berbagai sektor industri.
Seperti diketahui, saat ini nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Hino telah mencapai 44,35% hingga 57,26% untuk berbagai tipe kendaraan, bahkan untuk enam tipe kendaraan yaitu Hino300 Series 115 SD, 136 HD, 136 HDX, 136 MDL, 115SDB, dan 115 SDBL telah mencapai 71,85%.
Peningkatan kandungan lokal ini menjadi bukti nyata penguatan industri komponen nasional serta dukungan Hino terhadap ekosistem manufaktur dalam negeri. Tidak hanya fokus pada produksi, Hino juga berkontribusi melalui program pengembangan sumber daya manusia dan tanggung jawab sosial.
Baca juga: Punya Mesin Responsif dan Sasis Kokoh, Hino 300 Series 136 HDX Disulap Jadi Truk Pemadam Kebakaran

Hal ini dilakukan melalui program pendidikan vokasi, dukungan fasilitas laboratorium, serta kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan guna meningkatkan kualitas tenaga kerja industri otomotif Indonesia.
Selain itu, kegiatan manufaktur Hino juga menyerap sekitar 1.547 tenaga kerja, yang menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan industri kendaraan niaga nasional di tengah dinamika pasar.
Selain memperkuat produksi domestik, Hino juga membidik Indonesia sebagai hub ekspor global kendaraan niaga. Dengan dukungan fasilitas produksi dan rantai pasok lokal yang semakin kuat, Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi basis produksi kendaraan komersial bagi pasar regional maupun internasional.










