MobilKomersial.com — PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) tampil agresif di ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 dengan mengusung tema besar “Drive Your Business Forward”.
Melalui pameran ini, Suzuki menegaskan bahwa kekuatan utama lini komersial mereka tidak hanya terletak pada ketangguhan mesin, tetapi juga pada fleksibilitas rancang bangun sasis yang mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan pasar di Indonesia.
Dony Saputra, Deputy to 4W Sales & Marketing Director PT SIS, mengungkapkan bahwa struktur sasis kendaraan niaga Suzuki dirancang untuk memberikan kebebasan modifikasi bagi para karoseri maupun pemilik bisnis.
Baca Juga: Dari Ambulans Hingga MBG, Intip Deretan Armada Tangguh Suzuki di GIICOMVEC 2026
“Sasis kendaraan niaga Suzuki memiliki keuntungan berupa fleksibilitas tinggi agar dapat menyesuaikan berbagai kebutuhan pelanggan,” ungkapnya Dony dalam keterangannya kepada MobilKomersial.com, Jumat (10/4/2026).
“Kehadiran 6 unit modifikasi di GIICOMVEC 2026 ini membuktikan bahwa kendaraan komersial kami sangat adaptif untuk dikonversi menjadi apa saja. Mulai dari moda transportasi publik hingga dukungan logistik dan fasilitas kesehatan,” sambungnya.
Evolusi Transportasi Publik lewat New Carry Angkot Concept
Salah satu daya tarik utama di stan Suzuki adalah New Carry Angkot Concept. Kendaraan konsep ini merupakan buah dari riset mendalam tim Suzuki Indonesia untuk menjawab tantangan transportasi perkotaan masa depan.

Secara teknis, konsep angkutan perkotaan (angkot) modern ini mengedepankan efisiensi ruang yang lapang dan nyaman serta kebutuhan operasional tanpa mengesampingkan aspek ramah lingkungan.
Kehadiran prototipe ini diharapkan menjadi standar baru bagi pengusaha angkutan kota yang memerlukan armada modern, adaptif terhadap mobilitas harian yang padat, namun tetap ekonomis dalam biaya perawatan.
Dukungan Logistik Strategis melalui New Carry dan APV MBG
Menjawab tantangan program nasional, Suzuki menghadirkan solusi konkret melalui unit New Carry Box MBG dan APV MBG. Kedua unit ini secara khusus dirancang untuk mendukung distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga: Suzuki Pamer Mahakarya Angkot Masa Depan di GIICOMVEC 2026, Intip Kehebatannya!

Tantangan teknis dalam program ini adalah kecepatan akses ke berbagai wilayah dengan kondisi jalan yang beragam. Dengan dimensi yang proporsional dan radius putar yang mumpuni, kedua model ini ideal untuk memastikan rantai pasok makanan tetap terjaga.
“Kendaraan komersial Suzuki hadir sebagai solusi mobilitas yang membantu proses distribusi agar dapat menjangkau berbagai wilayah dengan optimal melalui lini kendaraan niaga yang andal dan adaptif,” tutur Dony.
Keandalan Unit Ambulans untuk Pelayanan Kesehatan
Sektor kesehatan juga menjadi fokus utama dengan dipamerkannya New Carry dan APV Ambulance. Kepercayaan sektor medis terhadap sasis Suzuki didasari durabilitas kaki-kaki dan kestabilannya saat membawa peralatan medis berat dan manuver di daerah terpencil.

Konversi menjadi puskesmas keliling atau ambulans darurat ini mempertegas komitmen Suzuki dalam menyediakan infrastruktur mobilitas yang krusial bagi pelayanan masyarakat di seluruh penjuru tanah air.
Baca Juga: Meledak 64%! Penjualan Suzuki di Februari 2026 Bikin Melongo, New Carry Tak Terbendung!
Stimulus Ekonomi UMKM dengan New Carry Moko
Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Suzuki menghadirkan New Carry Moko atau Mobil Toko. Unit ini bukan sekadar kendaraan angkut, melainkan sebuah ruang usaha berjalan yang efisien secara ergonomi.
Dengan kemampuan modifikasi ruang kargo yang fleksibel, New Carry Moko memungkinkan para pengusaha untuk menjemput bola dan mendekati konsumen di titik-titik strategis tanpa perlu terikat pada lokasi permanen.

Seluruh jajaran unit modifikasi yang hadir di GIICOMVEC 2026 ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara inovasi teknis dan pemahaman kebutuhan pasar dapat mendorong roda ekonomi secara berkelanjutan.
Sebagai penutup, Dony menekankan bahwa orientasi Suzuki adalah kebermanfaatan jangka panjang bagi para penggunanya. “Kendaraan Suzuki tidak hanya sekedar menjadi alat transportasi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” ucapnya.
“Komitmen kami adalah terus menghadirkan produk komersial yang tangguh, adaptif, and dapat selalu diandalkan di berbagai sektor, demi mendukung laju pertumbuhan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.











