MobilKomersial.com — Pasar kendaraan komersial Indonesia memasuki babak baru dengan hadirnya Farizon dalam pameran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026.
Berlokasi di Hall B1, Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran mulai 8 hingga 11 April, merek kendaraan niaga berbasis energi baru (NEV) dari Geely Group ini secara resmi memperkenalkan lini produknya ke publik tanah air.
Baca Juga: Profil Farizon SV, Solusi Transportasi Listrik Seharga Rp 698 Juta, Bisa Melaju Hingga 380 Km!
Kehadiran Farizon yang dibawa oleh Arista Group ini sekaligus menegaskan posisi mereka sebagai pemimpin pasar kendaraan listrik komersial global yang kini siap merambah infrastruktur transportasi nasional.
Langkah ekspansi tersebut dipandang sebagai momentum krusial dalam menggeser penggunaan bahan bakar fosil ke ekosistem elektrik yang lebih bersih bagi sektor logistik dan transportasi.

Christoforus Ronny, Direktur Arista Auto Elektrindo, menjelaskan bahwa partisipasi ini merupakan bagian dari visi besar untuk meningkatkan standar operasional bisnis di Indonesia melalui teknologi ramah lingkungan namun tetap mengedepankan profitabilitas.
“Kehadiran Farizon di GIICOMVEC 2026 adalah langkah strategis kami dalam memperkenalkan standar baru logistik dan transportasi di Indonesia,” ungkapnya saat ditemui MobilKomersial.com di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
“Sebagai brand NEV komersial, Farizon membawa teknologi yang telah teruji secara global untuk membantu para pelaku usaha di Indonesia mencapai efisiensi maksimal sekaligus menekan emisi karbon secara signifikan,” sambung Ronny.
Fokus utama di area pameran jatuh pada Farizon SV atau SuperVan, sebuah van penumpang listrik kelas premium yang menawarkan fleksibilitas kabin hingga 16 kursi, menjadikannya pilihan ideal bagi operator jasa travel antar-kota maupun armada pariwisata.
Baca Juga: Tembus Jarak 350 Km! Ini Spesifikasi Foton eTunland yang Resmi Meluncur di GIICOMVEC 2026

Secara teknis, Farizon SV dibekali baterai dengan daya jelajah mencapai 400 Km dalam satu siklus pengisian penuh. Inovasi paling mencolok terlihat pada desain bodi tanpa pilar B, memberikan akses ruang masuk jauh lebih lapang bagi penumpang.
Selain lini penumpang, Farizon memanfaatkan panggung GIICOMVEC untuk memperkenalkan Farizon V8E secara perdana. Berbeda dengan seri SV, V8E difokuskan sebagai cargo van elektrik yang mengutamakan fungsi distribusi barang di area perkotaan.
Unit yang dipamerkan ini merupakan spesifikasi display global dari pasar Singapura sebagai gambaran awal kualitas sebelum versi setir kanan resmi diluncurkan untuk pasar lokal, atau lebih tepatnya menjadi bahan riset sebelum dijual resmi di Indonesia.
Van kargo yang hadir dengan penampilan yang futuristik ini menawarkan volume angkut hingga 7,9 meter kubik dengan desain lantai rendah yang dirancang khusus untuk mempercepat proses bongkar muat.

Efisiensi menjadi nilai jual utama pada V8E, terutama melalui penyematan teknologi pengisian daya cepat (fast charging) yang mampu mengurangi waktu henti armada (downtime) secara drastis.
Dengan biaya perawatan yang lebih rendah dibandingkan mesin pembakaran internal, Farizon optimis model ini akan menjadi solusi bagi pengusaha Indonesia yang ingin menekan biaya operasional harian.
Baca Juga: Isuzu Traga AC Resmi Meluncur, Sopir Makin Betah, Kiriman Makin Lancar!
Selama pameran berlangsung, pengunjung tidak hanya melihat fisik unit, tetapi juga dapat berkonsultasi mengenai infrastruktur pengisian daya serta skema purna jual yang terintegrasi dengan jaringan grup.
Upaya ini memposisikan Farizon bukan sekadar produsen otomotif, melainkan mitra strategis dalam modernisasi transportasi niaga yang lebih berkelanjutan bagi para pelaku usaha di Indonesia.











