MobilKomersial.com — Risiko pencurian kendaraan niaga ringan, khususnya di Eropa kini mencapai 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan mobil penumpang, bahkan angkanya melonjak hingga 2 kali lipat pada sektor penyewaan.
Pencurian kendaraan telah bertransformasi menjadi kejahatan terorganisir, di mana kelompok kriminal profesional menggunakan skema penipuan canggih untuk memindahkan aset ke pasar sekunder, baik untuk dijual utuh maupun dipreteli menjadi suku cadang.
Baca Juga: Dipakai Banyak Tim Reli Dakar, Begini Spesifikasi Truk Iveco Powerstar Evo 4 Buatan MM Technology
Bagi para pelaku usaha yang mengandalkan Iveco Daily sebagai tulang punggung operasional, kehilangan unit bukan sekadar masalah keamanan, melainkan gangguan serius pada keberlangsungan bisnis.
Menanggapi situasi ini, Iveco memperkenalkan Stolen Vehicle Assistance, sebuah solusi keamanan yang tertanam langsung pada konektivitas pabrikan dan terintegrasi penuh ke dalam ekosistem Iveco On.

Alberto Buttiglieri, Product Manager for Safety and Security Services di Iveco, menjelaskan bahwa melalui layanan ini, perusahaan membantu pelanggan bereaksi cepat saat pencurian terjadi guna memulihkan kendaraan secepat mungkin.
“dengan menggabungkan konektivitas pabrikan, deteksi berbasis kecerdasan buatan (AI), dan pusat keamanan 24 jam, Iveco mengubah peringatan menjadi tindakan pemulihan yang terkoordinasi untuk memastikan bisnis tetap berjalan,” ujarnya, Sabtu (4/3/2026).
Secara teknis, Stolen Vehicle Assistance memanfaatkan teknologi deteksi otomatis berbasis AI dan fitur geofencing yang dikembangkan oleh Targa Telematics. Pengguna dapat menetapkan batas geografis virtual untuk mendeteksi pergerakan yang tidak wajar.
Baca Juga: Iveco Stralis X-Way, Truk Italia yang Mampu Taklukkan Aspal dan Tambang Sekaligus!
Jika pencurian terkonfirmasi, prosedur pemulihan segera diaktifkan melalui portal Iveco On dan aplikasi Easy Daily. Integrasi ini memberikan visibilitas penuh bagi pemilik armada sekaligus lapisan perlindungan profesional saat situasi kritis terjadi.
Salah satu pilar utama dari layanan ini adalah Security Center yang beroperasi nonstop selama 24 jam. Pusat keamanan ini bekerja sama dengan Targa Telematics untuk mengoordinasikan pelacakan dengan pihak berwenang segera setelah alarm tervalidasi.
Penggunaan asisten AI agen (agentic AI) tentu dinilai berperan penting dalam menganalisis data kendaraan dan konteks operasional secara real-time untuk menyarankan langkah pemulihan paling efektif.

Alberto Falcione, Vice President Sales di Targa Telematics, menyatakan bahwa dengan memanfaatkan kecerdasan data tingkat lanjut dan pengalaman operasional selama bertahun-tahun, mereka membantu pemilik armada merespons kejadian kritis secara efektif.
“Kolaborasi erat dengan Iveco memungkinkan pengembangan solusi yang dirancang khusus untuk melindungi kendaraan komersial melalui teknologi mutakhir dan layanan terkelola demi menjamin ketenangan pikiran operator,” terangnya.
Baca Juga: Bus Iveco 17-210 G Resmi Beroperasi, Intip Spesifikasinya
Pendekatan menyeluruh ini terbukti efektif dengan tingkat pemulihan kendaraan yang mencapai 90%. Selain meminimalkan waktu henti operasional, layanan ini juga membantu mengurangi dampak finansial terkait asuransi.
Langkah ini mempertegas komitmen Iveco dalam menghadirkan inovasi layanan digital yang tidak hanya berfokus pada efisiensi kendaraan, tetapi juga perlindungan menyeluruh terhadap aset bisnis pelanggan.











