MobilKomersial.com — iCar V23 yang resmi menjadi pemain baru di pasar otomotif Indonesia hadir membawa angin segar, khususnya di segmen SUV listrik dengan filosofi Born to Play.
Bukan sekadar jargon pemasaran, kendaraan ini dirancang sebagai platform ekspresi yang memungkinkan pemiliknya melakukan personalisasi mendalam tanpa harus berurusan dengan kerumitan modifikasi konvensional yang berisiko.
Baca Juga: Siap Taklukkan Aspal dan Jalur Off-road, Intip Gaharnya iCar V23 Hasil Sentuhan NMAA
Kunci utama dari fleksibilitas ini terletak pada integrasi sistem Plug & Play yang sudah tertanam langsung dalam struktur kendaraan.
Berbeda dengan mobil standar yang memerlukan ubahan struktural untuk penambahan aksesori atau melakukan modifikasi, iCar V23 justru sejak awal sudah menyediakan ekosistem yang ramah terhadap kustomisasi.

“Pendekatan ini memungkinkan setiap V23 merepresentasikan karakter pemiliknya tanpa mengorbankan keamanan maupun integritas desain,” jelas Tommy Hermansyah, Product Planning Manager iCar Indonesia, Senin (16/3/2026).
Secara teknis, iCar menanamkan lebih dari 20 titik modular interface yang tersebar strategis mulai dari area interior, roof, hingga ceiling. Setiap titik ini dilengkapi dengan mounting points fleksibel yang menjamin pemasangan aksesori berlangsung praktis.
Karena telah diperhitungkan sejak tahap cetak biru, penambahan elemen baru tidak akan mengganggu sistem kelistrikan maupun standar keamanan bawaan pabrik. Di dalam kabin pun, iCar V23 menawarkan ruang personalisasi yang terbuka lebar.
Baca Juga: Pre-Booking iCar V23 Resmi Dibuka, Varian Pro Plus Hanya Ada 23 Unit! Segini Harganya
Pemilik dapat menyematkan ambient lighting hingga opsi starry ceiling untuk mengubah atmosfer interior. Pada area dasbor dan langit-langit, tersedia multi-functional bracket yang siap mengakomodasi perangkat navigasi tambahan, action camera, hingga lampu modular.
Fleksibilitasnya juga menyentuh aspek utilitas ruang. Konfigurasi interiornya dapat diubah sesuai kebutuhan aktivitas, seperti penambahan small tabletop hingga pengaturan mode sleeping yang mengubah kabin menjadi single atau double bed tanpa ubahan permanen.

Hal ini membuat V23 mampu bertransisi dengan cepat dari kendaraan komuter harian menjadi ruang akomodasi untuk aktivitas outdoor di akhir pekan.
Sisi fungsionalitas terus berlanjut ke area belakang dan eksterior. Di bagian buritan, terdapat small backpack attachment serta opsi rak modular untuk memaksimalkan kapasitas bagasi agar dapat membawa kebutuhan muatan yang lebih banyak.
Baca Juga: Bedah Teknologi i-WD, Rahasia iCar V23 Taklukkan High Ramp IIMS 2026 Tanpa Hambatan
Sementara untuk tampilan luar, iCar menyediakan dukungan teknis untuk pemasangan roof spotlight, luggage rack modular, hingga aplikasi car wrapping untuk mempertegas karakter visual urban off-road.
Melalui pendekatan arsitektur modular ini, iCar V23 tidak hanya memposisikan diri sebagai alat transportasi, tetapi juga sebagai medium kreatif bagi penggunanya untuk membangun pengalaman berkendara yang sesuai dengan imajinasi dan kebutuhan spesifik mereka.











