MobilKomersial.com — Dalam melayani masyarakat saat mudik lebaran 2026, Damri telah memulai melakukan ramp check terhadap unit – unit bus Angkutan Hari Raya Idulfitri (AHRI) yang akan melayani rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Selain melakukan ramp check terhadap bus, Damri juga melakukan pemetaan untuk rute yang menjadi favorit para pemudik seperti Jakarta – Surabaya, Jakarta – Malang, Jakarta – Lampung, dan Bandung – Lampung.
Head of Corporate Communication Damri, P. Septian Adri S mengungkapkan bahwa pada angkutan Ahri pihaknya melakukan memenuhi kebutuhan rute favorit karena memiliki peminat yang banyak saat arus mudik nanti.
Baca juga: Buka Rute AKAP Baru, Damri Layani Perjalanan Lampung – Tangerang Pakai Bus Kelas Bisnis

“Karena berdasarkan data tahun lalu, rute favorit tersebut yang pasit kita penuhi terlebih dulu dan memang semua operator mengalami hal yang sama, dimana saat menjadi Ahri pasti penumpangnya sangat ramai peminat,” kata Septian kepada MobilKomersial.com beberapa waktu lalu.
Menurut Septian, selain mempersiapkan Ahri, Damri juga mendukung mudik gratis yang digagas oleh pemerintah. Maka dari itu, pihaknya selain mendukung mudik gratis juga mempersiapkan Ahri serta melayani masyarakat dengan baik.
“Posko juga kita siapkan seperti tahun – tahun sebelumnya di rest area dan rumah makan, beberapa divisi kami seperti dari tim tekhnik, tim operasi seperti posko pengawasan. Kemudian nanti dari tim pengawasan ada lagi seperti pemeriksaan pengemudianya,” ujarnya.
Baca juga: Sebelum Operasional, Damri Pastikan Bus Listrik dalam Kondisi Optimal
Septian juga mengatakan bahwa bagi para pemudik yang hendak menggunakan layanan bus Damri, sudah dapat membeli tiketnya melalui Apss Damri, atau juga bisa melalui via website Damri.
“Untuk masalah tiket saat mudik, pasti semua Perusahaan Otobus (PO) melakukan hal yang sama yakni harga tiket naik, karena apa, misal dari Jakarta ke Jawa itu penumpang penuh tapi arah sebaliknya kosong nah yang seperti itu menjadi pertimbangan untuk menaikan harga tiket,” ungkapnya.
Lebih lanjut Septian mengungkapkan, saat ia bertemu dan menanyakan langsung ke beberapa pelanggan terkait ketersediaan serta harga tiket mudik lebaran, penumpang tidak merasa keberatan dengan harga tersebut.
“Malah mereka bilang yang penting ada busnya kalau harga naik enggak jadi masalah, karena mereka juga menyadari dari sisi operator manapun pasti harga naik. Kami juga ketepatan waktu sampainya juga tidak lama, karena tidak banyak titik turunnya, serta menyediakan titik turun yang aman untuk pelanggan,” imbuhnya.











