MobilKomersial.com — Rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Terminal Blok M – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) segera diresmikan untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan, pembukaan rute baru Transjabodetabek untuk memperluas jangkauan transportasi publik sekaligus mengurai kemacetan akibat banyaknya masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi
“Mengenai detail jalurnya nanti disampaikan oleh Dinas Perhubungan, kami akan luncurkan rute baru Terminal Blok M – Bandara Soetta mulai pekan depan,” kata Pramono dalam keterangan resminya, dikutip hari ini Kamis (5/2/2026).
Baca juga: Satu Dekade Mengaspal di Ibu Kota, 120 Bus Transjakarta Pintu Tunggal Purna Tugas

Menurut Pramono, rute ini diprakirakan akan memiliki tingkat keterisian penumpang yang tinggi. Hal ini berkaca pada keberhasilan rute-rute Transjabodetabek yang sudah beroperasi sebelumnya.
“Minggu depan saya akan membuka rute baru dari Blok M ke Bandara Soekarno-Hatta. Rute ini akan langsung dari Blok M ke Soekarno-Hatta. Saya percaya dan berharap rute ini akan seperti rute Blok M–Bogor,” ujarnya.
Rute transportasi dari Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta, kata Pramono selama ini selalu penuh. Ia pun optimis rencana pembukaan rute baru tersebut akan efektif mengurangi penggunaan transportasi pribadi seperti mobil.
Baca juga: Berikan Pelayanan Maksimal, PO Restu Mulya Tambah Bus Baru Pakai Bodi Avante H8 Multi Class
“Saya meyakini ini akan menjadi pilihan bagi masyarakat siapa pun yang selama ini misalnya menggunakan Damri atau taksi, sekarang ini punya pilihan bisa menggunakan Transjakarta yang biayanya relatif murah, hanya 3.500, dan kemudian pasti lebih cepat karena punya jalur khusus,” ungkapnya.
Lebih lanjut Pramono mengatakan, kehadiran rute baru ini akan menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat untuk menjangkau Bandara Soekarno-Hatta. Apalagi tarif layanan yang ditawarkan pun cukup murah hanya Rp3.500.
“Rute baru Transjabodetabek ini akan melengkapi rute-rute lainnya yang telah tersedia terlebih dahulu, seperti rute Alam Sutera-Blok M, PIK 2-Blok M, Bogor-Blok M, dan Ancol-Blok M,” imbuhnya.











