MobilKomersial.com — PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara resmi memasarkan Suzuki eVitara, sebuah terobosan besar yang menandai debut perdana kendaraan berbasis Battery Electric Vehicle (BEV) global Suzuki di Indonesia.
Suzuki eVitara resmi ditawarkan dengan harga kompetitif untuk pasar Jakarta, yakni Rp 755.000.000 untuk varian single-tone dan Rp 758.000.000 untuk varian two-tone.
Baca Juga: Lebih Pintar dan Aman, Suzuki Jimny Nomade Kini Dilengkapi Adaptive Cruise Control dan Layar 9 Inci
Diumumkan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, langkah ini bukan sekadar peluncuran produk biasa, melainkan pernyataan tegas Suzuki dalam memperkuat strategi multi-pathway menuju mobilitas yang lebih hijau.
President Director PT SIS, Minoru Amano, menegaskan bahwa kehadiran eVitara merupakan babak baru yang krusial bagi perjalanan Suzuki yang mengusung perpaduan teknologi mutakhir dengan semangat petualangan khas DNA Suzuki.

“Peluncuran eVitara menandai babak baru Suzuki di Indonesia. Kami yakin pemiliknya akan merasa spesial, karena menjadi bagian dari sejarah besar Suzuki di dunia,” ungkapnya dalam peluncurannya di Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Dengan identitas visual bertema Metal Beast, SUV ini tampil mencolok yang memadukan kesan futuristik sekaligus ketangguhan maskulin. Dibalik tampilannya yang kokoh, eVitara berdiri di atas platform khusus kendaraan listrik terbaru bernama Heartect-e.
Baca Juga: Anti Latah, Ini Alasan Jenius Suzuki Sengaja ‘Telat’ Masuk ke Pasar BEV di Indonesia
Inovasi ini memungkinkan kendaraan sepanjang 4,3 meter tersebut memiliki jarak sumbu roda mencapai 2,7 meter, sebuah konfigurasi yang menjamin kelincahan bermanuver di jalanan kota yang padat tanpa mengorbankan kenyamanan ruang kabin.
Pengalaman berkendara pun semakin mewah berkat interior premium yang dilengkapi integrated display, lingkar kemudi squircle, hingga sistem audio kelas atas dari Infinity yang memanjakan telinga.

Sektor performa menjadi daya tarik utama dengan penggunaan baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh yang mampu memuntahkan tenaga 174 dk (128 kW) melalui sistem penggerak eAxle yang disalurkan dengan halus ke roda depan.
Tak hanya soal kecepatan, keamanan menjadi prioritas mutlak melalui penyematan Suzuki Safety Support, tujuh buah airbag, serta fitur Active Cornering Control yang menjaga stabilitas kendaraan saat melintasi tikungan di permukaan jalan yang licin.
Baca Juga: Menembus Hujan Tanpa Cemas, Alasan Suzuki XL7 dan Fronx Jadi Primadona Baru Keluarga
Bagi konsumen yang sudah tidak sabar mencicipi teknologi ini, Suzuki memastikan distribusi unit akan dimulai tepat pada bulan Februari 2026 ini. Produk berlatar karya engineering dan artistik ini ditawarkan dengan 2 opsi harga kompetitif mulai dari Rp 755 juta OTR Jakarta.
Guna memberikan ketenangan ekstra bagi para pionir pengguna mobil listrik ini, Suzuki juga menyertakan paket layanan purna jual yang sangat komprehensif, termasuk garansi baterai hingga 8 tahun atau 160.000 km serta gratis biaya perawatan berkala hingga 50.000 km.











