MobilKomersial.com — Perusahaan Otobus (PO) Juragan 99 Trans menambah kekuatan dengan menghadirkan dua bus double decker baru menggunakan bodi Jetbus 5 SDD yang memiliki kabin ektra nyaman serta dirakit oleh Karoseri Adiputro.
Dua bus anyar yang bakal melintas di jalur Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) itu dibalut dengan warna baru abu-abu tua serta di hiasi oleh garis livery merah marun dan emas serta menggunakan logo PO yang baru pada sisi atas kiri dan kanan.
Masuk ke kabinnya, terdapat dua kursi sleeper dibagian depan yang persis berada di belakang ruang pengemudi serta kursi setara kelas bisnis pada pesawat terbang berada di belakang kursi sleeper.
Baca juga: Angkutan Perintis Gratis Damri di Aceh Timur Layani Rute Peureulak–Peunaro


Kemudian naik ke dek atas, kursi setara kelas bisnis pada pesawat terbang disematkan untuk memberikan kenyamanan penumpang, semua kursi pada kabin bus anyar ini menggunakan pintu geser sehingga memberikan privasi lebih.
Fasilitas yang dapat dinikmati penumpang pada bus ini terdapat Audio Video On Demand (AVOD) diseluruh kursinya yang berjumlah total 19, meja lipat, port usb untuk mengisi daya ponsel, lampu baca, serta toilet yang dapat digunakan untuk BAB.
Kemudian untuk sasisnya sendiri, PO Rosalia Indah mempercayai Mercedes-Benz O 500 RSD 2445 Euro 5 yang diciptakan memiliki segudang teknologi keamanan seperti ADAS, serta memberikan kenyamanan saat bus melibas jalur tol.


Teknologi keselamatan terbaru ADAS tersebut hadir melalui adanya fitur Adaptive Cruise Control (ACA) dengan Active Brake Assist (ABA) 5, dimana fitur ini dapat mengantisipasi jarak kendaraan di depan dan keamanan pengereman.
Ada pula Lane Departure Warning System (LDWS) yang berfungsi memastikan posisi kendaraan di jalan yang membuat pengemudi mendapatkan alarm getar di kursi apabila bus melewati batas marka jalan, dan akan aktif otomatis ketika bus berkendara di atas 60 kpj.
Fitur lainya adalah ESP (Electronic Stability Program). Apabila terjadi situasi dimana bus berjalan tidak stabil maka sistem ini akan secara otomatis mengurangi tenaga untuk mengembalikan stabilitas kendaraan, ataupun segera otomatis melakukan pengereman.











