MobilKomersial.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama dengan Damri menghadirkan Bus Trans Sulsel pada pekan lalu, bus tersebut merupakan pengembangan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi di wilayah Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar).
Direktur Utama Damri, Setia N. Milatia Moemin mengungkapkan bahwa Bus Trans Sulsel merupakan solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui transportasi publik yang modern dan terintegrasi.
Baca juga: Persamaan Fitur yang Dimiliki Mitsubishi Destinator dan Xforce

“Trans Sulsel sebagai sistem transportasi terpadu yang tidak hanya menghubungkan titik-titik strategis seperti bandara, pelabuhan, dan stasiun kereta api, tapi juga menjawab kebutuhan mobilitas warga urban Mamminasata dengan layanan yang terjangkau dan aman,” kata Moemin.
Dengan hadirnya Bus Trans Sulsel, Damri dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan transportasi publik yang inovatif dan berkelanjutan, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas.
Baca juga: Sangat Berbahaya di Jalan, Truk ODOL Jadi Perhatian Serius Korlantas Polri
Untuk koridor utama yang dilewati Trans Sulsel melayani rute Panakkukang Square – Pelabuhan Galesong dengan 13 unit bus beroperasi dan 1 unit cadangan, serta Koridor 2 yang menghubungkan Unhas Tamalanrea – Stasiun KA Mandai via Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dengan 12 unit bus beroperasi dan 1 unit cadangan.
Kemudian layanan ini didukung oleh teknologi canggih berupa sistem pelacakan posisi bus melalui Damri Apps dan pengelolaan operasional yang terpusat di Control Room, sehingga memberikan kemudahan dan keamanan bagi para pelanggan.
Baca juga: Damri Rute Bogor-Halim via Stasiun KCIC Mulai Beroperasi, Simak Tarif dan Jadwal Keberangkatannya











