• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Mobil dan Motor

Bisa Bikin Irit, Begini Cara Kerja Sistem SHVS Pada Suzuki XL7 Hybrid

Teknologi SHVS sendiri merupakan inovasi yang dirancang oleh Suzuki dengan memiliki konsep dasar yang terbentuk dari penggabungan mesin pembakaran internal (ICE) dengan generator strater terintgrasi (ISG) dan sistem baterai lithium-ion.

M. Bagas Putra by M. Bagas Putra
12/09/2024
in Mobil dan Motor
0
Bisa Bikin Irit, Begini Cara Kerja Sistem SHVS Pada Suzuki XL7 Hybrid

Suzuki New XL7 Hybrid/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dengan kata lain, proses ini dikenal sebagai regenerasi pengereman. Dimana, energi ini kemudian dapat digunakan untuk memberikan dukungan tenaga pada mesin saat diperlukan, salah satunya seperti saat melakukan akselerasi.

Dari sini, cara kerja SHVS memanfaatkan energi yang biasanya terbuang saat pengereman untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Baca Juga: Suzuki Carry, Andalan Armada Angkot Jakarta Selama Hampir 50 Tahun

Bantu Memberikan Tenaga Tambahan Selama Akselerasi

Saat akselerasi, teknologi SHVS memanfaatkan energi listrik yang tersimpan dalam baterai. Energi listrik yang tersimpan itu dialihkan ke komponen elektrik, seperti lampu, audio, dan sistem AC, sehingga mesin dapat fokus pada menghasilkan tenaga.

Energi listrik ini disalurkan ke ISG, yang bertugas sebagai motor dalam meringankan beban putaran mesin sesuai kebutuhan saat berakselerasi. Terlebih lagi, beban yang berkurang pada mesin melalui SHVS ini memungkinkan akselerasi yang lebih cepat dan responsif.

Suzuki New XL7 Hybrid/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas

Baru-baru ini, tim redaksi MobilKomersial.com telah mendapat kesempatan untuk menjajal langsung Suzuki XL7 Hybrid dengan varian tertinggiya yaitu Alpha melalui berbagai kondisi jalan mulai dari perkotaan, sub-urban hingga perjalanan menanjak serta jalan yang berliku.

Mengambil rute Jakarta menuju Yogyakarta, test drive kali ini difokuskan pada teknologi hybrid pada model Suzuki XL7 Hybrid yang mengombinasikan mesin konvensional dengan baterai-listrik jenis lithium-ion yang bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Baca Juga: Sejumlah Aksesori Yang Bikin Mudik Lebih Nyaman Dengan Mobil Suzuki

Selama perjalanan Jakarta-Yogyakarta via toll Trans Jawa yang menempuh jarak sekitar 552 km, tim MobilKomersial.com mendapatkan hasil konsumsi bahan bakar (BBM) yang cukup fantastis yang mencapai 15,2 kpl (km/l) dengan kecepatan rata-rata 80-120 kpj (km/h).

Sementara saat memasuki wilayah perkotaan dan kondisi lalu lintas yang terbilang cukup padat yang juga sempat terkena kemacetan yang cukup panjang, konsumsi BBM SUV Hybrid ini berada di angka 14,8 kpl dengan kecepatan rata-rata sekitar 40-60 kpj.

Hasil Konsumsi BBM Suzuki New XL7 Hybrid/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas

Hasil konsumsi BBM yang terbilang cukup irit ini didukung oleh adanya Sistem Integrated Smart Generator (ISG) dalam teknologi SHVS yang terbukti berhasil mengoptimalkan efisiensi bahan bakar dan menjadikan mobil ini lebih ramah lingkungan.

Dengan sistem canggih ini, XL7 Hybrid dapat mati secara otomatis saat pedal rem diinjak hingga berhenti, lalu menyala kembali saat rem dilepas. Namun, perlu dicatat, teknologi ISG ini hanya tersedia pada varian Alpha dan Beta.

Baca Juga: 5 Aspek Yang Buat Suzuki Jimny 5 Pintu Diserbu Masyarakat Indonesia

Page 2 of 2
Prev12
Tags: #Mobil HybridCara Kerja Sistem HybridHybridPT Suzuki Indomobil SalesSHVSSISSistem Hybrid SuzukiSuzukiSuzuki IndonesiaSuzuki XL7 HybridXL7
Previous Post

Jagoan di Medan Tambang, Daimler Bawa 4 Truk di Mining Indonesia 2024

Next Post

Alasan Daimler Belum Menjual Truk Listrik Mercedes-Benz di Indonesia

M. Bagas Putra

M. Bagas Putra

Related Posts

Profil Farizon SV, Solusi Transportasi Listrik Seharga Rp 698 Juta, Bisa Melaju Hingga 380 Km!
Mobil dan Motor

Profil Farizon SV, Solusi Transportasi Listrik Seharga Rp 698 Juta, Bisa Melaju Hingga 380 Km!

01/04/2026
Cuma 53 Detik Jadi Satu Mobil! Intip Rahasia Pabrik Cerdas GAC Group yang Bikin Melongo
Mobil dan Motor

Cuma 53 Detik Jadi Satu Mobil! Intip Rahasia Pabrik Cerdas GAC Group yang Bikin Melongo

01/04/2026
Bikin Udara Kabin Jadi Bersih, Ini Kelebihan Teknologi NanoeX di Mitsubishi XForce
Mobil dan Motor

Teknologi Mesin Modern Bikin BBM Mobil Mitsubishi Motors Lebih Irit

01/04/2026
iCar V23 Sabet Gelar SUV Listrik Terbaik Versi J.D. Power 2026, Konsumen Indonesia Wajib Simak Ini
Mobil dan Motor

iCar V23 Sabet Gelar SUV Listrik Terbaik Versi J.D. Power 2026, Konsumen Indonesia Wajib Simak Ini

01/04/2026
Spesifikasi Audi S3 Terbaru Yang Resmi Meluncur di Indonesia, Gendong Teknologi Torque Splitter
Mobil dan Motor

Spesifikasi Audi S3 Terbaru Yang Resmi Meluncur di Indonesia, Gendong Teknologi Torque Splitter

31/03/2026
Dibanderol Rp591 Juta, Ini Spesifikasi Minibus Listrik Foton eView
Berita

Masih Misterius, Foton Siapkan Kendaraan Komersial Listrik Terbaru di GIICOMVEC 2026

31/03/2026
Next Post
Mercedes-Benz Luncurkan Truk Listrik Heavy Duty eActros 600

Alasan Daimler Belum Menjual Truk Listrik Mercedes-Benz di Indonesia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com