• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Berita

Hankook Pasok 6.000 Liter Asam Format ke Pengolah Karet Indonesia

mobkom by mobkom
01/01/1970
in Berita
0
Hankook Pasok 6.000 Liter Asam Format ke Pengolah Karet Indonesia
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MobilKomersial.com – Produksi ban dikabarkan telah menyumbang sekitar 70% konsumsi karet alam global, dan sekitar 85% produksi karet global bergantung pada petani kecil di Asia Tenggara.

Produksi karet alam dimulai dengan gumpalan karet kecil, dibuat melalui koagulasi lateks karet alam yang dikumpulkan oleh petani. Berbagai jenis koagulan digunakan untuk pembuatan gumpalan karet, tetapi beberapa dapat mempengaruhi keselamatan petani dan ekosistem.

Baca Juga: i-Flex, Ban Futuristik Tanpa Udara dari Hankook

Untuk itu, perusahaan ban terkemuka di dunia, Hankook Tire melanjutkan komitmennya untuk meningkatkan keberlanjutan di seluruh rantai nilainya mulai dari karet alam hingga bahan baku utama ban dengan mengumumkan akan menyediakan asam format untuk petani karet di Kalimantan Barat, Indonesia.

Asam format diklaim lebih ramah lingkungan karena membawa lebih sedikit kerusakan pada pohon dan risiko pencemaran air lebih rendah tidak seperti koagulan lain yang dapat menjadi ancaman bagi keanekaragaman hayati lahan basah.

Asam format juga dapat memberikan keamanan di tempat kerja dengan toksisitas yang lebih rendah dan tidak terlalu mengiritasi.

Hankook memutuskan untuk mensponsori total 6.000L asam format kepada lebih dari 100 petani karet alam Kirana, sebuah pengolah karet Indonesia.

Baca Juga: Inovasi Teknologi Smartec, Cara Hankook Atasi Keausan Ban pada Mobil Niaga

Hal ini sejalan dengan upaya Hankook untuk keberlanjutan sebagai anggota Global Platform for Sustainable Natural Rubber (GPSNR), platform berbasis keanggotaan internasional yang dibentuk untuk mendefinisikan keberlanjutan untuk rantai nilai karet alam.

Hankook menetapkan kebijakan karet alam berkelanjutan pada tahun 2018 dan telah memperbaruinya tahun lalu sesuai dengan kebijakan GSPNR baru di berbagai bidang seperti hak asasi manusia, perlindungan lingkungan, dan transparansi manajemen.

Dalam hal perlindungan lingkungan diatur pencegahan deforestasi, pencegahan pencemaran air akibat penggunaan bahan kimia, pencegahan penipisan sumber daya, dan larangan pengembangan atau pengadaan usahatani karet alam di lahan gambut.

Baca Juga: Produsen Ban Paling Ramah Lingkungan, Hankook Meraih Sertifikasi ISSC

Presiden dan CEO Hankook Tire & Technology, Sooil Lee mengatakan bahwa dalam mendukung bahan yang berkelanjutan untuk sebagian kecil namun signifikan dari rantai pasokan karet alam hanyalah permulaan.

“Sepanjang 80 tahun keberadaan Hankook, saya yakin kami selalu beroperasi dengan pola pikir berkontribusi menuju dunia yang lebih baik. Menjaga topik keberlanjutan di bagian terdalam dari bisnis kami, kami akan terus memasukkan inisiatif peduli lingkungan di semua bisnis kami,” jelasnya dalam laman resminya (12/1/2022).

Disisi lain, Hankook juga berpartisipasi dalam proyek keterlacakan dan keberlanjutan karet alam berbasis blockchain yang disebut Project Tree. Diselenggarakan oleh Itochu Corporation, sebuah perusahaan perdagangan internasional, ini adalah upaya pertama untuk membangun keterlacakan menggunakan blockchain di industri karet alam.

Baca Juga: Dua Ban SUV Hankook Raih Penghargaan Desain Bergengsi di Dunia

Pada akhirnya, Hankook bertujuan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup para pembudidaya karet alam, meningkatkan kualitas karet alam dan meminimalkan dampak lingkungan bersama dengan mitra rantai pasokannya.

Next Post

HINO Targetkan 45.000 Unit Terjual di Tahun 2019

mobkom

mobkom

Related Posts

Risiko Pencurian Mobil Niaga Meroket 10 Kali Lipat! Iveco Luncurkan Senjata Rahasia Berbasis AI
Berita

Risiko Pencurian Mobil Niaga Meroket 10 Kali Lipat! Iveco Luncurkan Senjata Rahasia Berbasis AI

04/04/2026
Jelang Libur Nataru, Kemenhub Prediksi 12,29 Juta Orang Berpegian Naik Bus
Berita

Pembelian BBM Subsidi Dibatasi, Bagaimana Nasib Bus dan Truk?

01/04/2026
Sany Bawa Truk Listrik EV350 6×4 di Mining Expo 2023, Tarikan Lebih Enteng dari Truk Konvensional
Berita

Tiga Merek Baru Bergabung, Siap Hadirkan Inovasi Unggulan di GIICOMVEC 2026

31/03/2026
Servis Mobil Sebelum Atau Sesudah Mudik di Bengkel Fast N Frugal, Banyak Diskonnya
Aftermarket

Rahasia Sukses Bengkel Naik Kelas, Wealthy Group Ungkap Trik Tinggalkan Produk Murah Demi Cuan Melimpah

31/03/2026
Dibanderol Rp591 Juta, Ini Spesifikasi Minibus Listrik Foton eView
Berita

Masih Misterius, Foton Siapkan Kendaraan Komersial Listrik Terbaru di GIICOMVEC 2026

31/03/2026
Teknologi Mandiri Harga Kompetitif? Intip Rencana Besar Leapmotor di Pasar Otomotif Indonesia
Berita

Teknologi Mandiri Harga Kompetitif? Intip Rencana Besar Leapmotor di Pasar Otomotif Indonesia

28/03/2026
Next Post
HINO Targetkan 45.000 Unit Terjual di Tahun 2019

HINO Targetkan 45.000 Unit Terjual di Tahun 2019

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com