Jakarta, MobilKomersial.com - Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), mengeluarkan surat edaran terkait pembatasan transportasi umum di kawasan Jabodetabek. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Surat tersebut dikeluarkan langsung oleh BPTJ Kementerian Perhubungan Nomor SE.5.BPTJ.Tahun 2020.

Diketahui surat edaran tersebut dikeluarkan untuk menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Menanggapi hal itu, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi mengatakan bahwa, surat tersebut memang edaran yang masih bersifat imbauan.

"Iya memang benar. Tapi masih sebatas imbauan. Belum berlaku, hanya info awal sajae," jelas Budi saat dihubungi MobilKomersial.com, Rabu (1/4) malam tadi.

Baca juga : Langkah Karoseri Adiputro Melawan Penyebaran Corona

Surat tersebut merupakan bentuk rekomendasi kepada pemerintah daerah, apabila sudah dikategorikan sebagai daerah yang diperkenankan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Nantinya, daerah tersebut dapat melakukan pembatasan penggunaan moda transportasi untuk mengurangi pergerakan orang dalam upaya memutus rantai penyebaran covid-19.

Share :

Bicara Harga Bus-bus Double Decker di Indonesia

Dengan penampilan yang jangkung dan interior mewah pada bus double decker, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, bahkan mencapai miliaran rupiah.

Read More
Volvo Luncurkan Bus Tingkat 9700 DD, Siap Beroperasi di Kawasan Eropa

Volvo Buses akan meluncurkan generasi baru bus tingkat Volvo 9700 DD untuk pengoperasian di kawasan Eropa.

Read More
Tanggapan Operator Bus Soal Kenaikan Tarif Tol

Sejumlah ruas tol di wilayah Jawa telah mengalami kenaikan tarif yang berlaku sejak Minggu, 17 Januari 2021.

Read More