MobilKomersial.com - Produsen ban terkemuka asal Amerika Serikat (AS), Goodyear, telah menunjukkan ambisinya untuk sepenuhnya mengganti oli yang berasal dari minyak bumi pada produk ban-nya di tahun 2040 dengan merilis ban komersial yang sebagian dibuat dengan senyawa minyak kedelai.

Untuk pertama kalinya dalam ban truk komersialnya, Goodyear membeberkan bahwa penggunaan senyawa minyak kedelai ini akan mulai menggantikan penggunaan bahan berbasis minyak bumi pada model ban angkutan kota Metro Miler G152 dan G652.

Baca Juga: Ban Truk Radial Baru Goodyear S501 Rilis, Cocok Untuk Segala Medan

“Ini adalah inovasi Goodyear yang signifikan untuk mengurangi jumlah bahan berbasis minyak bumi yang dibutuhkan untuk produksi,” kata Dustin Lancy, Manajer Pemasaran Produk Komersial Goodyear Amerika Utara dalam keterangannya, Sabtu (7/5/2022).

Menurut Lancy, minyak kedelai tersebut akan menggantikan sekitar 11 ons minyak bumi yang mengalir bebas hampir sebanyak kaleng soda tradisional pada per ban-nya.

"Setelah dikalikan dengan 1.600 unit armada bus, kira-kira ukuran yang digunakan oleh beberapa kota metropolitan di AS, penggantiannya bisa berjumlah 20 barel lebih sedikit minyak", paparnya.

Baca Juga: Goodyear Kembangkan Ban dengan 70% Bahan Ramah Lingkungan

Ban Goodyear Metro Miler G152 dan G652 telahmenampilkan teknologi yang dirancang untuk menahan kerusakan dinding samping, meningkatkan ketangguhan, dan memberikan masa pakai tapak yang lama bagi kendaraan niaga.

Model ban Metro Miler G152 dan G652 yang dibuat dengan minyak kedelai saat ini sedang diproduksi dan sekarang tersedia untuk dipesan bagi pelanggan yang mencari ban yang dibuat dengan bahan yang lebih ramah lingkungan.

Share :

Hankook Tire Raih Silver Winner pada K-Brand Award 2022

Penghargaan ini diharapkan dapat memfasilitasi kesepahaman bisnis dan budaya antara Indonesia dan Korea.

Read More
Sinergitas Lima APM Otomotif, Dorong Popularitas EV di Indonesia

EV Smart Mobility - Joint Project ini merupakan wujud kontribusi lima brand mobil raksasa untuk mengambil peran dalam upaya pengurangan emisi karbon di industri otomotif Indonesia.

Read More
Mulai Pekan Depan, Ganjil Genap Jakarta Akan Diperluas Jadi 25 Titik, Ini Lokasinya

Perluasan itu akibat terjadinya peningkatan volume kendaraan pekan lalu setelah dilonggarakannya aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jakarta.

Read More