Jakarta, MobilKomersial.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang, sepanjang 83,67 Km yang berada  Provinsi Banten. 

Dengan terhubungnya jalan tol  yang melintasi tiga kabupaten, yakni Kabupaten Serang, Lebak dan Pandeglang ini, bukan hanya sebagai penghubung menuju kawasan pariwisata di sekitar wilayah Banten, seperti KSPN Tanjung Lesung dan  Taman Nasional Ujung Kulon, tapi juga akan semakin memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat, baik dari sektor industri, barang, dan jasa karena akan tersambung dengan Tol Jakarta - Merak.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing Indonesia untuk menarik investasi.

Baca Juga : Tarif Lengkap Tol Jakarta – Palembang Terbaru 2020 untuk Bus dan Truk

Jalan Tol Serang - Panimbang sepanjang 83,67 Km terbagi menjadi 3 Seksi, yakni Seksi 1 Ruas Serang – Rangkasbitung (26,50 Km), Seksi 2 Ruas Rangkasbitung - Cileles (24,17 Km), dan Seksi 3 Ruas Cileles - Panimbang (33 Km). 

Pembangunannya dikerjakan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan nilai investasi sebesar Rp 5,33 triliun terdiri dari Seksi 1 - 2, porsi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) oleh PT Wijaya Karya Serang Panimbang dan Seksi 3 porsi Pemerintah. 

Saat ini tengah dikerjakan pembangunan pada Seksi 1 dengan progres konstruksi hingga November 2020 mencapai 84,18%. Secara keseluruhan Jalan Tol Serang - Panimbang ditargetkan selesai 2023. 

Kepala Bagian Umum Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Mahbullah Nurdin berharap pada Maret 2021, Tol Serang-Panimbang Seksi 1 sudah bisa dilakukan uji laik fungsi, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung  arus mudik Lebaran 2021.

Baca Juga : Jalan Tol di Indonesia Akan Mencapai 2.724 Km pada 2024

"Mudah-mudahan kalau sesuai target seluruh pekerjaan konstruksi Seksi 1 selesai, pada bulan Maret atau April 2021 BUJT sudah bisa mengajukan uji laik fungsi kepada Pemerintah atau BPJT untuk menyambut arus mudik Lebaran Mei 2021 mendatang. Barangkali ada orang Jakarta yang mau mudik Lebaran ke Rangkasbitung sudah bisa melewati jalan tol tersebut," ujar Nurdin. 

Sementara Direktur Teknik dan Operasi PT. Wika Jalan Tol Serang-Panimbang, Nanang Siswanto mengatakan secara prinsip, proyek Tol Serang-Panimbang Seksi Serang – Rangkasbitung berjalan lancar dengan capaian konstruksi pada jalan utama (main road) hampir 100%. 

"Saat ini tinggal menyisakan pembebasan lahan pada pengerjaan di sekitar overpass STA 24.568 dengan luasan lahan sekitar 75 m2. Sudah negosisasi dan tinggal proses pembayaran," tutur Nanang. 

Baca Juga : Jasa Marga Targetkan Tol BORR Simpang Yasmin - Semplak Beroperasi di Libur Nataru 2020

Kehadiran Tol Serang-Panimbang juga akan juga diharapkan akan mendukung pengembangan ekonomi Wilayah Banten Tengah dan Banten Selatan dengan Banten Utara yang secara geografis berdekatan dengan Jakarta. 

Tol ini akan memberikan kemudahan dan efisiensi waktu perjalanan, misalnya dari Jakarta menuju Tanjung Lesung yang sebelumnya membutuhkan waktu tempuh sekitar 4 - 5 jam, nantinya hanya menjadi sekitar 2 - 3 jam dengan kecepatan rata-rata 80 km/jam. 

Share :

Penjualan Kendaraan Pikap Kuartal Kedua 2022 Lesu, Berikut Daftarnya

Penjualan kendaraan niaga pikap pada kuartal ke 2 (April-Juni) tahun 2022 mengalami penurunan dibandingkan dengan kuartal pertama (Januari-Maret), berdasarkan data yang diolah dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penurunan penju

Read More
PO Sumber Alam Sediakan Armadanya dari Yogya ke Pameran Bus World Southeast Asia 2022

MobilKomersial.com --- Bus World Southeast Asia 2022 yang di laksanakan di JIexpo Kemayoran akan memamerkan berbagai macam model bus serta karoseri ternama, acara itu di gelar dari tanggal 5-7 Oktober 2022. Untuk masyarakat Yogyakarta yang mau datang ke p

Read More
Korlantas Polri Kembangkan BPKB Elektronik, Mutasi Kendaraan Cukup 1 Hari

Untuk mencegah terjadinya tindakan kecurangan dan membuatnya lebih praktis, Direktorat Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri sedang mengembangkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) elektronik.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler