Dokumen mobil harus lengkap

Membeli mobil bekas tanpa Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) tentu saja sangat berisiko. Sebab, untuk mengurus dokumen-dokumen tersebut akan memakan biaya dan waktu. 

Namun di sisi lain, ketiadaan dokumen mobil dapat menimbulkan risiko yang lebih parah. Misalnya, penjual bisa saja mengatakan bahwa BPKB hilang. Tapi bagaimana jadinya jika BPKB ternyata sedang dititipkan di perusahaan pembiayaan karena ada masalah kredit? Mobil yang Anda beli bisa saja ditarik oleh pihak pembiayaan atau leasing kapan pun.

Sementara itu jika BPKB ada tapi STNK yang tidak ada, maka tidak menutup kemungkinan pula pajak mobil sudah mati. 

Sejatinya, membeli mobil tanpa dokumen atau bodong bisa dikategorikan sebagai tindak kejahatan. Anda pun berpotensi terjerat Pasal 480 KUHP tentang Penadah Hasil Curian.

Simak juga : Cegah Kendaraan Niaga Alami Kecelakaan, Pahami Cara Kerja Tekanan Angin pada Ban

Usahakan untuk tidak mengkredit

Ada alasan kuat, mengapa tidak disarankan membeli mobil bekas secara cicilan atau kredit. Alasannya yaitu karena pengeluaran bulanan kita bisa semakin membengkak. 

Cicilan mobil tentu memunculkan pengeluaran pasif yang harus dibayarkan per bulan. Ketika mobil yang kita kredit juga membutuhkan pergantian suku cadang, maka sudah pasti pengeluaran bulanan kita membengkak. 

Ada dua cara untuk mengukur kemampuan Anda dalam membeli mobil:

- Pastikan saja dana darurat Anda tidak terpakai untuk membelinya

- Pastikan ketika Anda membelinya secara tunai, jumlah aset lancar Anda masih di kisaran 15% hingga 20% dari kekayaan bersih.

Dana darurat adalah dana tunai simpanan yang digunakan hanya pada kondisi darurat, seperti apabila terjadi pemutusan hubungan kerja atau salah satu anggota keluarga mengalami kecelakaan atau sakit berat. Maka, amat tidak bijak apabila mengorbankan dana darurat untuk membeli mobil.

Sementara itu, nilai rasio aset lancar berbanding kekayaan bersih didapat dari perbandingan total nilai aset lancar (tabungan, kas, dan setara kas) dan kekayaan bersih (total aset - total utang). 

Jikalau harus mengkredit, pastikan saja usia mobil bekas yang ingin Anda beli masih satu tahun pemakaian. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko-risiko pergantian suku cadang di kemudian hari. 

Pastikan juga cicilan perbulan tidak melebihi 35% dari pemasukan bulanan, dan total utang tertunggak Anda tidak melebihi 50% dari total nilai aset. 

Share :

Ini Enam Keuntungan Perawatan Mobil Pakai Suku Cadang Asli

Pada saat konsumen melakukan perawatan berkala di bengkel resmi, tentunya penggantian akan dilakukan menggunakan suku cadang asli.

Read More
Lakukan Trik ini Supaya Harga Jual Kembali Xpander Tetap Tinggi

Ketika membeli mobil baru, karakteristik konsumen di Indonesia umumnya memikirkan banyak hal sebelum memutuskan, salah satunya soal harga jual kembali mobil tersebut.

Read More
Sudah Waktunya Ganti Oli dengan Cepat, Aman dan Ramah Lingkungan

Meski pekerjaan mengganti oli nampak simpel, perusahaan harus tetap menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan kerja para mekanik.

Read More
honda

Terkini

Terpopuler