Jakarta, MobilKomersial.com - Angkutan umum seperti bus, seharusnya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para penumpangnya. Hal itu juga tentu menjadi daya tarik tersendiri, selain transportasi umum lainnya.

Namun, dibalik semua itu, masih saja ada Perusahaan Otobus (PO) 'nakal' dan tidak bertanggung jawab di jalanan.

Seperti sebuah video yang menceritakan kejadian kurang baik menimpa para pendaki Indonesia yang hendak pergi menuju Wonosobo menggunakan bus. Kejadian ini lalu viral di sosial media diantaranya Instagram.

Adalah akun @gunungindonesia yang membeberkan cerita tersebut. Cerita berawal dari beberapa pendaki saat ingin naik gunung di wilayah Wonosobo dengan menumpang bus PO Setia Negara.

Baca juga : Bigbird Sediakan Shuttle Bus dari Jakarta Menuju Taman Safari, Segini Harganya

Namun, apes, mereka terpaksa turun di pinggir jalan wilayah Purwokerto yang notabene-nya masih jauh dari tujuan ke Wonosobo. Alhasil mereka harus rela menunggu di pinggir jalan untuk kemudian melanjutkan naik bus lainnya menuju Wonosobo.

Dalam posnya, mereka menuliskan, "TOLONG REPOST

Kita rombongan penaik mt.prau dari terminal kp.rambutan ini bus menawari kita untuk jurusan jakarta - wonosobo dengan senilai harga Rp. 140.000 . Dari awal kenek dan calo" sana + supir ga ada omongan apa apa intinya jakarta - wonosobo. Sampe di resarea cirebon kenek dan supir tidak ada omongan apa" kalo bus ini ternyata tidak sampe wonosobo. Sekitar 03:25WIB kami rombongan mt.prau senilai 4 orang dan ibu" 1 orang dan mas" 1 orang diturunin seenaknya saja tanpa izin di Purwokerto di PINGGIR JALAN. Bukan di terminal! Dan situasi disitu supir tidak ada cuma kenek dan 6 orang ini. Dari 6 orang ini salah satu mas" kehilangan hp pas sejak di bangunin... kenek pun tidak mau tau.

Tolong repost kesosial media biar ga terulang lagi kejadian seperti ini. Untuk para pendaki biar perjalanannya pun ga ada halangan. Terimaksih," tulis dalam akun yang di repost oleh @gunungindonesia dari akun @slstyh pada 7 Oktober 2019.

Hal serupa ternyata telah banyak dialami oleh para pendaki lainnya yang menggunakan bus. Terlihat dari beberapa komentar di dalamnya yang mengatakan juga pernah mengalami hal yang sama.

Simak juga : Tiket Bus Safari Dharma Raya Kini Bisa Dipesan di Traveloka

Seperti disampaikan @rizalfahlevic29, yang mengatakan pernah mengalami hal yang sama.

"Dulu waktu habis dari Ciremai pulang ke Jakarta (Kp Rambutan) naik Luragung! Kenek nya bilang nya Kp Rambutan, malah kita di turunin di tol dalam kota. Bis nya ke Pulo Gadung! Mending lebih teliti lagi, dari pada pengin cepat sampai tujuan atau cepat pulang! Pastikan armada yang di naiki, JANGAN PERCAYA CALO!" tulis @rizalfahlevic29.

ada juga yang berkomentar "Gua juga pernah dari Pulogebang," tulis @rbernardeschi33.

"Ya intinya kalo naik bus yang sesuai jurusan aja lah play safe," saran @dheo-rd.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi dari pihak PO Setia Negara terkait hal tersebut. 

Yang pasti untuk para penumpang bus, ingat untuk selalu waspada dan jangan tergiur ajakan calo bus di Terminal ataupun pool bus.

Jangan lewatkan : Cara Jitu Hindari Calo di Terminal Bus

Share :

Bus Damri Bandara Kertajati ke Cimahi Masih Gratis

Layanan gratis ini sudah diberlakukan sejak Agustus 2019 lalu dan akan diperpanjang hingga Agustus 2020 mendatang.

Read More
Info Rute dan Tarif Bus Damri di Bandara YIA Kulonprogo Terbaru 2020

Tercatat delapan keberangkatan Damri baik dari bandara YIA maupun dari kota Yogyakarta.

Read More
Tahun 2024, Pemerintah Akan Operasikan Bus Otonom di Ibukota Baru

Pemerintah Indonesia berencana akan mengoperasikan kendaraan otonom atau kendaraan tanpa sopir di ibu kota baru, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Read More