Jakarta, MobilKomersial.com - Setelah terbit Peraturan Presiden (Perpres) aturan mobil listrik, para pabrikan kendaraan tentu menunggu insentif yang bisa didapatkan dari aturan tersebut.

Diketahui, Pemerintah telah menandatangani aturan mobil listrik pada 5 Agustus 2019 lalu. Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan itu nantinya diikuti aturan-aturan turunan yang lebih mendetail.

Perpres tersebut antara lain berisi kelonggaran impor mobil listrik, dengan catatan wajib memproduksinya secara lokal dalam jangka waktu tertentu. Di samping itu, ada pula penetapan berbagai insentif baginya.

Sejumlah insentif, seperti dibebaskannya mobil listrik dari sistem ganjil-genap, gratis parkir, hingga gratis bea balik nama kendaraan, sedang digodok pemerintah.

Terdapat 17 insentif yang diberikan pemerintah pusat maupun dari pemerintah daerah.

Berikut ini adalah bentuk insentif-insentif yang diberikan kepada mobil listrik:

1. Insentif bea masuk atas importasi Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) Berbasis Baterai dalam keadaan terurai lengkap (Completely Knock Down/CKD), KBL Berbasis Baterai dalam keadaan terurai tidak lengkap (Incompletely Knock Down/IKD), atau komponen utama untuk jumlah dan jangka waktu tertentu

2. Insentif pajak penjualan atas barang mewah

3. Insentif pembebasan atau pengurangan pajak pusat dan daerah

4. Insentif bea masuk atas importasi mesin, barang, dan bahan dalam rangka penanaman modal

5. Penangguhan bea masuk dalam rangka ekspor

6. Insentif bea masuk ditanggung pemerintah atas importasi bahan baku dan/atau bahan penolong yang digunakan dalam rangka proses produksi

7. Insentif pembuatan peralatan SPKLU

8. Insentif pembiayaan ekspor

9. Insentif fiskal untuk kegiatan penelitian, pengembangan, dan inovasi teknologi serta vokasi industri komponen KBL Berbasis Baterai

10. Tarif parkir di lokasi-lokasi yang ditentukan oleh Pemerintah Daerah

11. Keringanan biaya pengisian listrik di SPKLU

12. Dukungan pembiayaan pembangunan infrastruktur SPKLU

13. Sertifikasi kompetensi profesi bagi sumber daya manusia industri KBL Berbasis Baterai

14. Sertifikasi produk dan/atau standar teknis bagi perusahaan industri KBL Berbasis Baterai dan industri komponen KBL Berbasis Baterai

15. Pengecualian dari pembatasan penggunaan jalan tertentu

16. Pelimpahan hak produksi atas teknologi terkait KBL Berbasis Baterai yang lisensi patennya telah dipegang oleh Pemerintah Pusat dan/atau Pemerintah Daerah

17. Pembinaan keamanan dan/atau pengamanan kegiatan operasional sektor industri guna keberlangsungan atau kelancaran kegiatan logistik dan/atau produksi bagi perusahaan industri tertentu yang merupakan objek vital nasional.

Share :

Jelang IMX 2019, NMAA Goes to Campus 'Geruduk' Universitas Tarumanagara

Bersama Datsun Indonesia, rangkaian NMAA Goes To Campus ini bertujuan untuk menyiapkan generasi muda khususnya mahasiswa untuk mengerti pola bisnis di industri otomotif khususnya digital.

Read More
Deretan Brand Komersial Ramaikan Pameran Mining Indonesia 2019

Ajang yang bertempat JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat mulai 18-21 September 2019 ini tercatat sejumlah pabrikan kendaraan komersial meramaikan ajang dua tahunan ini.

Read More
Lebih dari 25 Ribu Pengunjung Padati GIIAS Makassar 2019

Selama 5 hari pameran berlangung, peningkatan antusiasme masyarakat Sulawesi Selatan terhadap event ini meningkat dari tahun lalu, hal ini terlihat dari pencatatan kehadiran sebanyak 25.323 pengunjung.

Read More