• Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
Mobil Komersial
Advertisement
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil
No Result
View All Result
Mobil Komersial
No Result
View All Result
Home Bus

Agar Dapat Insentif, PT MAB Kebut Sertifikasi TKDN Bus Listrik

Sertifikasi TKDN bus listrik tersebut akan mencakup semua model bus listrik PT MAB, baik bus medium maupun bus besar

M. Bagas Putra by M. Bagas Putra
19/05/2023
in Bus
0
Bus listrik besar PT MAB

Bus listrik besar PT MAB/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MobilKomersial.com — Pemerintah Indonesia terus mendorong tren kendaraan listrik dengan memberikan subsidi atau insentif pembelian kendaraan listrik, termasuk bus listrik dengan syarat komponen dalam negeri (TKDN) dari 20% hingga 40%.

Hal tersebut menjadi angin segar bagi para produsen kendaraan listrik, salah satunya produsen bus listrik dalam negeri, PT Mobil Anak Bangsa (MAB) yang menyebut bahwa perusahaannya tengah bersikeras untuk meningkatkan TKDN untuk mendapatkan bantuan insentif tersebut.

Baca Juga: PEVS 2023 Resmi Digelar, Moeldoko: Ini Menjadi Media Sosialisasi Kendaraan Listrik Ke Masyarakat

Direktur Utama PT MAB, Kelik Irwantono mengatakan, bantuan subsidi untuk bus listrik dinilai sangat penting untuk berkompetitif dengan sehat secara harga. Sehingga konsumen bisa membeli bus listrik dengan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang sudah dipangkas.

“Kalau TKDN bus itu 20% bisa mengurangi PPN 5%. Kalau TKDN 40% maka PPN bisa berkurang sekitar 10%. Kalau bus kita baterainya masih impor, sehingga TKDN masih sekitar 30%, jadi kita masih terus proses sertifikasi TKDN,” ucapnya di PEVS 2023, Rabu (18/5/2023).

Bus listrik medium PT MAB/Foto: dok.MobilKomersial.com/Bagas

“Apa yang dilakukan pemerintah ini mendorong industri lokal, apalagi yang diberikan subsidi yang komponen lokalnya tinggi. Ini bagus sebenarnya bagi pemain lokal. Atau brand luar di sini, sehingga masyarakat banyak pilihan,” sambungnya.

Lebih lanjut Kelik membeberkan bahwa sertifikasi TKDN bus listrik tersebut akan mencakup semua model bus listrik PT MAB, baik bus medium maupun bus besar. Saat ini, penjualan bus MAB sendiri di periode 2022 tercatat sekitar 40 unit.

Baca Juga: PT MAB Kenalkan Pikap Listrik P50E E-Double Cabin, Siap Dipasarkan Tahun Ini

“Kapasitas produksi kita masih kecil, 150 sampai 200 unit per tahun. Kalau mau naikin, kita butuh ekspansi. Jadi, pelanggan kami rata-rata masih swasta sedangkan yang butuh sertifikasi TKDN itu dari pemerintah dan BUMN. Jadi, saat ini penjualan kami sekitar 60% masih dari swasta,” ujarnya.

Adapun untuk menaikkan sertifikasi TKDN tersebut, Kelik mengungkapkan bahwa PT MAB kini tengah menelusuri dan mencari berbagai mitra atau lembaga yang telah memproduksi berbagai komponen kendaraan listrik secara lokal.

“Sebenarnya kita sudah ada controller di sini, jadi ya itu kita masih impor. Kalau ada satu perusahaan, lembaga apapun yang memproduksi komponen kendaraan listrik. Produk kami (MAB) akhirnya bisa disebut 100% lokal,” kata Kelik.

Baca Juga: Bus Listrik Dengan TKDN 20 Persen Dapat Intensif PPN-DTP

Tags: BusBus ListrikInsentif Bus ListrikInsentif Kendaraan ListrikMABPEVSPEVS 2023PPN DTPPT MABPT Mobil Anak BangsaTKDNTKDN Bus Listrik
Previous Post

Honda Resmikan 2 Diler Baru di Subang dan Pamanukan, Perluas Jaringan di Jawa Barat

Next Post

Varian Terbaru Honda WR-V Gunakan Transmisi Manual

M. Bagas Putra

M. Bagas Putra

Related Posts

Damri Tambah Bus Royal Class Baru dari Karoseri Tentrem, Pakai Bodi Avante H7
Bus

Lebih dari 2,8 Juta Pelanggan Gunakan Layanan Damri Pada Periode Mudik Lebaran 2026

03/04/2026
Perkuat Lini AKAP, PO Efisiensi Rilis Armada Jetbus 5 Terbaru dengan Sasis Hino RM 280
Bus

Perkuat Lini AKAP, PO Efisiensi Rilis Armada Jetbus 5 Terbaru dengan Sasis Hino RM 280

02/04/2026
Damri Tambah 3 Medium Bus Baru dari Karoseri Gunung Mas
Bus

Damri Catat 114 Ribu Masyarakat Gunakan Layanan Bus Bandara Periode Lebaran 2026

31/03/2026
Gahar! PO U Trans Rilis ‘Black Thunder Bird’, Bus Volvo B11R Euro 5 Berbalut Skylander R25 Single Glass
Bus

Gahar! PO U Trans Rilis ‘Black Thunder Bird’, Bus Volvo B11R Euro 5 Berbalut Skylander R25 Single Glass

28/03/2026
Sambut Arus Balik Lebaran, Transjakarta Tambah 6 Rute dari Terminal Pulogebang
Bus

Peringati Hari Jadi Ke-12, Transjakarta Berikan Tarif Khusus Hanya Hari Ini

27/03/2026
Bus Double Decker Baru PO 27 Trans Gunakan Bodi Jetbus 5, Siap Mengaspal Rute AKAP
Bus

Bus Double Decker Baru PO 27 Trans Gunakan Bodi Jetbus 5, Siap Mengaspal Rute AKAP

26/03/2026
Next Post
Varian Terbaru Honda WR-V Gunakan Transmisi Manual

Varian Terbaru Honda WR-V Gunakan Transmisi Manual

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sponsor

Wealthy Photochromic Film
Hydrosoft Pro Wiper
Automatic Transmission Fluid

Sponsor

Hydrosoft Pro Wiper
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Pasang Iklan
  • Kontak Kami
redaksi@mobilkomersial.com

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com

No Result
View All Result
  • Berita
  • Bus
  • Truk
  • Pikap
  • Mobil dan Motor
  • Aftermarket
  • Tips
  • Harga
  • Komunitas
  • Profil

© 2023 Copyright Mobilkomersial.com