MobilKomersial.com — Mitsubishi Motors resmi meluncurkan penyegaran untuk kendaraan listrik niaga ringan Minicab EV di pasar Jepang atau yang dikenal dengan sebutan L100 EV di pasar Indonesia.
Model kendaraan listrik mungil ini dirancang khusus untuk mendukung operasional bisnis harian pelaku usaha. Pabrikan memberikan peningkatan signifikan pada fitur konektivitas serta penguatan teknologi keselamatan aktif pengendara.
Baca Juga: Generasi Baru Ford Transit City Diperkenalkan, Sanggup Tempuh Jarak 380 Km!
Salah satu pembaruan utama yang ditawarkan adalah hadirnya perangkat Telematics Control Unit atau TCU sebagai opsi pabrik. Fitur telematika ini terhubung langsung dengan Layanan Dukungan Operasional Kendaraan bagi armada bisnis.
Sistem operasional armada ini mencakup Layanan Dashboard yang ditujukan bagi para manajer operasional bisnis. Platform berbasis peramban web ini memudahkan pemantauan serta pengelolaan seluruh unit armada secara terpusat.

Melalui Layanan Dashboard, para pengelola armada dapat mengumpulkan dan menganalisis data riwayat perjalanan secara akurat. Data penting yang terekam meliputi total jarak tempuh harian hingga konsumsi energi listrik kendaraan.
Bagi para pengemudi, Mitsubishi menyediakan Mitsubishi Connect yang dapat diakses melalui aplikasi telepon pintar. Layanan terhubung ini mempermudah pengoperasian berbagai kendali jarak jauh pada unit kendaraan operasional.
Layanan tersebut memungkinkan pengemudi mengatur sistem AC jarak jauh, mengunci pintu, serta mengelola pengisian daya. Pengguna juga dapat mengatur timer pengisian daya hingga mengakses fungsi panggilan darurat SOS call.
Baca Juga: Hyundai Garap Pasar Niaga Dengan Staria Load Electric Baru, Begini Spesifikasinya
Pabrikan juga meningkatkan teknologi keselamatan preventif yang terangkum dalam sistem canggih Mitsubishi e-Assist. Fitur pengereman mitigasi benturan FCM kini sanggup mendeteksi pejalan kaki malam hari serta para pesepeda.
Fitur pencegah salah tekan pedal gas saat maju kini dikembangkan agar dapat mendeteksi pejalan kaki dalam posisi diam. Selain itu, hadir pula Sistem Pengenalan Tanda Lalu Lintas TSR guna membantu pengemudi mematuhi rambu.
Kamera depan yang terpasang pada kaca atas bertugas membaca rambu berhenti sementara serta larangan masuk pada jalan. Hasil pemindaian rambu lalu lintas tersebut langsung ditampilkan secara jelas pada layar panel instrumen.

Menjawab kebutuhan konektivitas dari perangkat modern, opsi port pengisian daya USB di dalam kabin mengalami pembaruan. Mitsubishi mengganti opsi port Type-A dan Type-C menjadi dua unit port Type-C yang jauh lebih praktis.
Pada sektor dapur pacu komersial ini mengandalkan paket baterai lithium-ion berkapasitas 20,0 kWh di seluruh variannya. Kendaraan niaga ini dipasarkan mulai harga 2.541.000 Yen hingga varian tertinggi seharga 2.651.000 Yen.
Baca Juga: Lebih Lapang dan Bertenaga! Ini Spesifikasi dan Harga Van Listrik VW ID. Buzz Cargo LWB
Apabila dikonversikan ke dalam mata uang Rupiah, kisaran harga tersebut berada pada rentang Rp 266,8 juta hingga Rp 278,3 juta. Pembeli dapat memilih varian 2 tempat duduk maupun 4 tempat duduk dengan opsi pengisian daya cepat.
Kombinasi efisiensi energi, kabin kargo yang lapang, serta fitur keselamatan canggih menjadikan Minicab EV armada masa depan. Penyegaran ini kian memperkuat posisi Mitsubishi dalam mendukung era transportasi komersial hijau.










